Mahfud ke Obligor BLBI: Sudah Dikasih Bayar Murah, Masih Mau Ngemplang!

Felldy Utama, iNews · Selasa 21 September 2021 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 337 2474644 mahfud-ke-obligor-blbi-sudah-dikasih-bayar-murah-masih-mau-ngemplang-hnCi5epNTt.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD menyinggung masih adanya sebagian obligor dan debitur dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang enggan membayar utangnya. Padahal, kata dia, pemerintah sudah membantu meringankan beban utang mereka.

Mahfud kembali menceritakan kejadian pinjaman obligor tersebut dilakukan pada saat masa Indonesia dilanda krisis moneter saat itu. Sekarang, kata dia, negara memiliki hak untuk menagih utang yang sudah disesuaikan pada situasi krisis tersbebut.

"Mereka membayarnya jauh lebih murah. Karena disesuaikan situasi pada saat itu," kata Mahfud dalam jumpa persnya yang disiarkan di Youtube Kemenkopolhukam, Selasa (21/9/2021).

Baca juga:  Mahfud MD: Tangkap dan Jebloskan ke Penjara Buronan Kakap Djoko Tjandra!

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mencontohkan, ada pihak obligor yang memiliki utang dengan besaran 58 triliun rupiah. Namun, pada saat penagihannya, obligor tersebut hanya perlu membayar 17 persen dari total nominal yang telah dipinjamkannya kepada negara.

"Nah sekarang sudah begitu, masa masih mau ngemplang, kan sudah sesuai situasi (krisis moneter) pada saat itu," ujar dia menegaskan.

Baca juga:  Satgas BLBI Sudah 24 Kali Panggil Obligor, Sri Mulyani: Ada yang Ngaku Tak Punya Utang

Mahfud memastikan, Satgas BLBI terus berjalan terus dan perkembangannya sudah menunjukkan hal yang cukup baik. Dalam perkembangan terbarunya, kata dia, Satgas telah berhasil mengidentifikasi aset milik obligor.

"Sudah mengidentifikasi aset dalam bentuk tanah dan sebagian itu 15 juta, 2 hektare. Yang 5,2 juta hekatare sudah kita kuasai langsung kembali, dan nanti akan segera masuk di dalam proses sertifikasi atas nama negara," kata Mahfud dalam keterangannya di jumpa pers.

Tak hanya itu, selain identifikasi aset, Satgas BLBI juga telah melakukan proses pemanggilan kepada para obligor tersebut. Dalam pemanggilan ini, Satgas berhasil menagih serta mengindentifikasi utang mereka.

"Kemudian utang-utang dalam bentuk uang, dalam bentuk rekening, dalam bentuk pengakuan itu ya jalan. Buktinya mereka yang dipanggil hampir semuanya merespon. Ada yang langsung oke saya bayar, ada yang mungkin utangnya gak segitu nilainya kalau sekarang," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini