Mampukah Polisi Ungkap Pembunuhan di Subang? Simak Beritanya di News RCTI+

Tim Okezone, Okezone · Selasa 21 September 2021 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 337 2474480 mampukah-polisi-ungkap-pembunuhan-di-subang-simak-beritanya-di-news-rcti-Qt7bZKOrNw.jpg Foto: RCTI

JAKARTA - Polisi masih kesulitan mengungkapkan misteri pembunuhan ibu dan anak di Sabang, Jawa Barat. Sudah sebulan lebih, polisi belum berani menetapkan satu pun tersangka yang bertanggung jawab dalam pembunuhan tersebut. Baca beritanya di News RCTI+ yang akan terus mengupdate perkembangan terbaru kasus pembunuhan sadis tersebut.

Pembunuhan ibu dan anak di Subang merupakan salah satu kasus kriminalitas yang mendapat perhatian publik. Selain karena sudah sebulan lebih, polisi belum mampu mengungkap pelakunya juga karena kasusnya cukup unik. Dimana dua korban ditemukan sudah menjadi mayat di dalam mobil mewah.

Seperti diketahui, masyarakat Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat dikejutkan oleh penemuan mayat ibu dan anak di dalam mobil Toyota Alphard pada 18 Agustus 2021. Korban masing-masing bernama Tuti (55) dan putrinya Amalia Mustika Ratu (23). Mereka ditemukan meninggal dalam keadaan tanpa busana. Polisi kuat menduga kedua korban adalah korban pembunuhan. Indikasinya hasil visum menunjukan ada luka pukulan benda tumpul di kepala korban.

(Baca juga: Polri Angkat Bicara! Kasus Tewasnya Ibu-Anak di Subang Diduga Pembunuhan Berencana)

Adalah Yosef, sang suami, yang menemukan saat pulang ke rumah tidak mendapati Tuti dan Amalia. Kondisi rumah dalam keadaan berantakan. Kemudian, Yosef melapor polisi. Dari pencarian bersama polisi ditemukan istri dan putrinya sudah tewas dalam keadaan tertumpuk di dalam bagasi mobil mewah tersebut.

Karena tak kunjung terungkap, Bareskrim Mabes Polri ikut turun tangan untuk memburu pelaku. Sudah puluhan saksi diperiksa polisi untuk mengungkap misteri pembunuhan tersebut. Para saksi yang diperiksa termasuk Yosef dan M, istri mudanya. Bahkan, polisi sudah enam kali memeriksa Yosef dan istri mudanya tersebut. Polisi sudah melakukan banyak cara untuk mengungkap pembunuhan sadis tersebut termasuk melakukan pemeriksaan terhadap rekaman kamera pengawas atau CCTV di 55 titik jalur Bandung menuju Subang, Jawa Barat. Dugaan sementara dari hasil penyelidikan selama ini, pembunuhan dilakukan secara berencana. Hasil penyelidikan sementara, polisi sudah semain mengerucut. Polisi sedang memburu wanita misterius dalam mobil putih dan sepeda motor warna biru.

(Baca juga: Seharian Menunggu tapi Polisi Batal Periksa Yosep, Ada Apa?)

Perkembangan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang bisa diikuti di News RCTI+. News Aggregator di bawah naungan MNC Group tersebut senantiasa meng-update perkembangan terbaru fenomena menarik yang terjadi di masyarakat termasuk kasus pembunuhan di Subang tersebut. Mengapa kasus pembunuhan ini sulit diungkap? Apa faktor-faktornya? Bagaimana polisi melakukan penyelidikan kasus tersebut? Semua perkembangan terkini bisa disimak di News RCTI+.

Angka kriminalitas sendiri sebenarnya menunjukkan tren menurun. Mengutip Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, data registrasi Polri mengungkap bahwa tingkat kejahatan periode 2017–2019 menurun. Tingkat risiko terkena kejahatan setiap 100 ribu penduduk pada tahun 2017 sekitar 129, menjadi 113 tahun 2018, dan menurun menjadi 103 pada 2019. Persentase penduduk korban kejahatan mengalami penurunan dari 1,11 persen pada tahun 2018 menjadi 1,01 persen pada tahun 2019. Berdasarkan data Polda Jawa Barat, secara total tindak pidana yang terjadi di sana selama 2020 sebanyak 17.674 perkara. Jumlah tersebut turun 8,42 persen dibanding 2019 sebanyak 19.300 perkara.

News RCTI+ memberitakan setiap fenomena yang menarik dan mendapat perhatian publik termasuk kasus-kasus kriminalitas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. "Berita-berita kriminal termasuk punya pembaca yang tinggi. News RCTI+ akan terus menghadirkan berita-berita terkini dan aktual di tengah masyarakat termasuk masalah sosial dan pelanggaran hukum,’’ ungkap Co-Managing Director RCTI+, Valencia Tanoesoedibjo. Dia berharap News RCTI+ bisa menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat atas informasi penting yang disampaikan setiap hari.

Dimana, 89 publisher tersebut menyuplai berita 7.500 hingga 9.000 setiap hari ke News RCTI+ dalam berbagai isu di segala bidang. Ribuan berita tersebut ditampung dalam 14 kategori atau kanal. Yaitu, Berita Utama, Terkini, Populer, Otomotif, Travel, Ekonomi, Gaya Hidup, Muslim, Seleb, Teknologi, Olahraga, Global, Nasional, dan Infografis. News RCTI+ juga sudah menyediakan Topik Menarik untuk memudahkan pembaca mencari kumpulan berita menarik yang disukainya.

Publisher-publisher yang telah berkolaborasi dengan RCTI+ diantaranya : Okezone.com, Sindonews.com, Inews.id, Republika.com, Jawapos.com, Bisnis.com, Brilio.net, Tabloidbintang.com, Katadata.co.id, Rmol.id, rm.id, Infobanknews.com, dan Inilah.com. Selain itu ada Indozone.id, Ayojakarta.com, Pojoksatu.id, Alinea.id, Gwigwi.com, dw.com, todaykpop.com, Indosport, Skor.id, dan masih banyak lagi.

Tak hanya publisher yang home base-nya di Jakarta, News RCTI+ juga menggandeng banyak publisher berpengaruh yang markasnya di daerah. Sebut saja Radarjogja.com, Bantenhits.com, Ayosemarang.com, Ayobogor.com, Suarantb.com, Lombokpost.com, Suarasurabaya.net, Sumselupdate.com, Bukamatanews.id, Mandalapos.co.id dan masih banyak yang lain.

News menjadi satu bagian penting dari lima pilar yang ada di RCTI+. Selain news, empat pilar lainnya adalah video, audio, home of talent (HOT), dan games. Sehingga jika sudah cukup dengan informasi berita di News RCTI+, para pembaca juga bisa langsung melanjutkan petualangannya dengan menonton original series dan original movies, mendengarkan radio, bermain games hingga menonton bakat-bakat para seniman di home of talent (HOT). Banyak hiburan dan juga pengetahuan penting dan mengasyikkan tersaji sangat lengkap di RCTI+. (*)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini