Bamsoet Minta Pasukan Elite Berantas KKB, Mahfud : Suara Ketua MPR Penting bagi Rakyat

Riezky Maulana, iNews · Senin 20 September 2021 22:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 337 2474328 bamsoet-minta-pasukan-elite-berantas-kkb-mahfud-suara-ketua-mpr-penting-bagi-rakyat-iLi0uFgnKB.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta Pemerintah bertindak tegas dengan menurunkan pasukan elite mulai dari Kopassus hingga Denjaka guna memberantas KKB di Papua. Aksi KKB dinilai pria yang karib disapa Bamsoet itu telah keterlaluan.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut usulan yang disampaikan Bamsoet sangatlah penting. Menurut Mahfud, Bamsoet adalah sosok yang sering mengambil sikap tegas terhadap keganasan KKB.

"Suara ketua MPR Bambang Soesetyo tentu penting bagi rakyat dan pemerintah. Saat menjadi ketua DPR pada Tahun 2019 Pak Bamsoet juga yang lantang menyuarakan agar kita mengkategorikan KKB di Papua sebagai kelompok teroris" ujar Mahfud kepada wartawan, Senin (20/9/2021).

Karena itu, sambung Mahfud, Pemerintah bersama TNI-Polri sudah mengolah usulan tersebut. Mahfud menilai, apa yang dilakukan pun sudah amat terukur.

"Kami Pemerintah bersama TNI-Polri sudah mengolah semua usulan dan melakukan langkah-langkah secara terukur," katanya.

Baca Juga : Vaksinasi Jadi Syarat Transisi Pandemi Covid-19 Menuju Epidemi

Dirinya meminta agar seluruh pihak mendukung lantkah TNI-Polri untuk memberantas KKB. Menurut eks Menteri Pertahanan ini, TNI-Polri memiliki strategi dan taktik tersendiri dalam menghadapi para KKB.

"Mohon dukungan semua pihak untuk pilihan strategi dan taktik dilakukan TNI dan Polri untuk NKRI," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua MPR, Bambang Soesatyo menegaskan sudah waktunya negara menindak tegas teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua dengan menurunkan seluruh matra kekuatan yang dimiliki.

"Tidak boleh ada lagi toleransi terhadap teroris KKB untuk melakukan aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat serta mengakibatkan korban jiwa," kata Bambang Soesatyo di Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini