Irjen Napoleon: Setiap Orang Berhak Hina Saya tapi Tidak Terhadap Allah, Rasul, Alquran dan Islamku

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Minggu 19 September 2021 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 19 337 2473705 irjen-napoleon-setiap-orang-berhak-hina-saya-tapi-tidak-terhadap-allah-rasul-alquran-dan-islamku-Ty3eriqnFi.jpg Irjen Pol Napoleon Bonaparte (Foto: Antara)

JAKARTA - Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri, Irjen Pol Napoleon Bonaparte menyampaikan surat terbuka tentang penganiayaan yang dilakukannya terhadap tersangka penodaan agama M. Kece.

"Sebenarnya saya ingin berbicara langsung dengan saudara-saudara semua, namun saat ini saya tidak dapat melakukannya," kata dia dalam surat terbukanya, Minggu (19/9/2021).

Napoleon menegaskan bahwa dirinya dilahirkan sebagai muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin. Dia pun tak terima Islam dilecehkan oleh M. Kece sehingga bersumpah akan melakukan tindakan terukur.

"Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku, AlQuran, Rasulullah SAW dan akidah Islamku, karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apa pun kepada siapa saja yang berani melakukannya," tegas dia.

Baca juga: Aniaya M Kece, Irjen Napoleon Bonaparte Berstatus Terlapor

Napoleon mengatakan bahwa perbuatan M Kece dan beberapa orang tertentu yang diduga melakukan penistaan agama telah sangat membahayakan persatuan, kesatuan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Ia pun menyayangkan bahwa sampai saat ini pemerintah belum juga menghapus semua konten di media, yang telah dibuat dan dipublikasikan oleh manusia-manusia tak beradab dengan menistakan agama.

Baca juga: M Kece Dianiaya dalam Rutan Bareskrim, 3 Napi Diperiksa

"Akhirnya saya akan mempertanggungjawabkan semua tindakan saya terhadap Kece apa pun risikonya," tutur jenderal dengan dua bintang di pundak itu.

Sebelumnya, Napoleon dilaporkan atas penganiayaan terhadap Muhammad Kosman alias Mohammad Kece, tersangka kasus dugaan penistaan terhadap agama akhirnya.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi saat dikonfirmas membenarkan bahwa terlapor dalam laporan polisi yang dibuat oleh Muhammad Kece adalah jenderal bintang dua tersebut.
"Napoelon Bonaparte," jawab Brigjen Andi, saat ditanya nama terlapor dalam laporan polisi yang dilayangkan Muhammad Kece.Sebelumnya, Napoleon dilaporkan atas penganiayaan terhadap Muhammad Kosman alias Mohammad Kece, tersangka kasus dugaan penistaan terhadap agama akhirnya.Sebelumnya, Napoleon dilaporkan atas penganiayaan terhadap Muhammad Kosman alias Mohammad Kece, tersangka kasus dugaan penistaan terhadap agama akhirnDirektur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi saat dikonfirmas membenarkan bahwa terlapor dalam laporan polisi yang dibuat oleh Muhammad Kece adalah jenderal bintang dua ter"Napoelon Bonaparte," jawab Brigjen Andi, saat ditanya nama terlapor dalam laporan polisi yang dilayangkan Muhammad Kece.

Sebelumnya, Napoleon dilaporkan atas penganiayaan terhadap Muhammad Kosman alias Mohammad Kece, tersangka kasus dugaan penistaan terhadap agama akhirnya.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi saat dikonfirmas membenarkan bahwa terlapor dalam laporan polisi yang dibuat oleh Muhammad Kece adalah jenderal bintang dua tersebut.

"Napoelon Bonaparte," jawab Brigjen Andi, saat ditanya nama terlapor dalam laporan polisi yang dilayangkan Muhammad Kece.

Baca juga: Terungkap! M Kece Ternyata Dianiaya Irjen Napoleon Bonaparte

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini