Senjata Laras Panjang M16 dan Dua Bom Diamankan Dalam Penangkapan Ali Kalora

Carlos Roy Fajarta, · Minggu 19 September 2021 10:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 19 337 2473566 senjata-laras-panjang-m16-dan-dua-bom-diamankan-dalam-penangkapan-ali-kalora-d5VIb4sZBO.jpg Foto: Ist.

JAKARTA - Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengungkapkan dalam penangkapan pimpinan teroris Poso Ali Kalora, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata laras panjang dan bom.

BACA JUGA: Ali Kalora Tewas, Polda Sulteng Masih Buru DPO Teroris Poso Lainnya

"Kami turut mengamankan barang-barang milik Ali Ahmad alias Ali Kalora dan Jaka Ramadhan alias Ikrima alias Rama yakni sepucuk senjata Laras panjang jenis M16, dua buah ransel, satu buah bom tarik, satu buah bom bakar, pakaian, dan lainnya," ujar Rudy Sufahriadi, Minggu (19/9/2021) dalam konferensi pers penangkapan Ali Kalora dan Ikrima oleh Satgas Madagoraya seperti yang ditayangkan dari akun Instagram resmi Polda Sulawesi Tengah.

BACA JUGA: 5 Fakta Ali Kalora, Pengganti Santoso yang Akhirnya Tewas Ditembak Aparat 

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rudy Sufahriadi bersama Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf meninjau lokasi penangkapan Ali Kalora di di Pegunungan Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah pada Sabtu (18/9/2021).

Pada Sabtu pukul 18.00 wita telah terjadi kontak tembak antara Team Sogili-2 Satgas Madago Raya dengan kelompok Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso. Dua orang teroris Poso meninggal dunia dalam kejadian tersebut yakni Ali Ahmad alias Ali Kalora dan seorang lainnya bernama Jaka Ramadhan alias Ikrima alias Rama.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini