Ali Kalora Tewas, Polda Sulteng Masih Buru DPO Teroris Poso Lainnya

Carlos Roy Fajarta, · Minggu 19 September 2021 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 19 337 2473562 ali-kalora-tewas-polda-sulteng-masih-buru-dpo-teroris-poso-lainnya-RAVjprhDc8.jpg Foto: Ist.

JAKARTA - Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Rudy Sufahriadi menyebutkan pihaknya masih akan terus memburu anggota teroris Poso lainnya yang ada dalam Daftar Pencari Orang (DPO) pasca berhasil ditangkapnya pimpinan teroris Poso Ali Kalora pada Sabtu (18/9/2021) lalu.

BACA JUGA: Ali Kalora Terbunuh, Polisi Sebut Operasi Penangkapan Sudah Sesuai SOP 

Adapun empat orang sisa DPO teroris Poso yang menjadi buruan Satgas Madago Raya saat ini adalah Askar Alias Jaid Alias Pak Guru, Nae Alias Galuh Alias Muklas, Suhardin Alias Hasan Pranata dan Ahmad Gazali Alias Ahmad Panjang.

"Kita akan cari sisa DPO sampai dapat. Secara intelijen kita mendapatkan informasi dari semua pihak. Kepada masyarakat untuk tidak ragu membuat laporan ke kepolisian terkait keberadaan para DPO. Terima kasih kepada masyarakat yang mau bekerja sama dalam mengungkap DPO yang kita cari," ujar Rudy Sufahriadi, Minggu (19/9/2021) dalam konferensi pers penangkapan Ali Kalora dan Ikrima oleh Satgas Madago Raya seperti yang ditayangkan dari akun Instagram resmi Polda Sulawesi Tengah.

BACA JUGA:  Sepak Terjang Ali Kalora, Penggal Kepala Warga hingga Buron Setahun

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rudy Sufahriadi bersama Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf meninjau lokasi penangkapan Ali Kalora di di Pegunungan Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah pada Sabtu (18/9/2021).

Sekitar pukul 17:20 wita terjadi kontak tembak antara Satgas Madago Raya dengan kelompok Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso. Dua orang teroris Poso meninggal dunia dalam kejadian tersebut yakni Ali Ahmad alias Ali Kalora dan seorang lainnya bernama Jaka Ramadhan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini