Bakamla Sebut Laut Natuna "Pintu Masuk", Banyak Kapal Asing Melintas

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 18 September 2021 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 18 337 2473365 bakamla-sebut-laut-natuna-pintu-masuk-banyak-kapal-asing-melintas-Rx2jmp0YHl.jpg Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia (Foto: Dok Bakamla)

JAKARTA — Kepala Bagian Humas dan Protokol Bakamla RI, Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita mengatakan, di Laut Natuna Utara memang banyak kapal asing karena wilayah tersebut merupakan pintu masuk dari dan keluar lalu lintas kapal yang melalui Selat Sunda dan Selat Malaka.

Wisnu menjelaskan kata “ribuan” yang disampaikan Sestama Bakamla Laksda TNI S. Irawan bermakna umum, tidak dalam waktu yang berdekatan dan juga mencakup laut China selatan. “Laut Natuna Utara kan berbatasan langsung dengan Laut China Selatan” tegas Wisnu," ujarnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/9/2021).

Baca Juga:  Curi Ikan, 4 Kapal Berbendera Vietnam Ditangkap di Perairan Natuna

Wisnu menambahkan, Bakamla telah mengajukan rekomendasi kebijakan dan strategi menghadapi situasi di perbatasan termasuk di Laut China Selatan ke Kemenko Polhukam. Dalam rekomendasi Bakamla, untuk menghadapi situasi di wilayah perbatasan, diperlukan tidak saja kehadiran aparat, tetapi juga pelaku ekonomi termasuk nelayan dan kegiatan eksplorasi ESDM serta penelitian.

Saat ini, Bakamla tengah menyusun rencana aksi terkait rekomendasi kebijakan tersebut, salah satunya adalah mendorong konsep pembentukan Nelayan Nasional Indonesia yang bertujuan mendorong kehadiran pelaku ekonomi sekaligus mendukung kegiatan monitoring di wilayah penangkapan ikan di LNU.

Baca Juga:  Duh! 5 Anggota Polisi Diamankan POM AU karena Palsukan Tes PCR

Terpisah, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia, menegaskan situasi di LNU tetap aman terkendali, saat ini nelayan tidak perlu khawatir serta dapat tetap beraktivitas sebagaimana biasanya, hal ini disampaikan kepada salah satu TV Swasta Nasional, Jumat 17 September 2021.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini