Mahfud MD: Negara Harus Hadir di Perbatasan

Fahmi Firdaus , Okezone · Jum'at 17 September 2021 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 337 2472839 mahfud-md-negara-harus-hadir-di-perbatasan-ejVRdZ7Jo4.jpg foto: ist

JAKARTA – Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Mahfud MD mengatakan, kerja sama seluruh Kementerian dan pemerintah daerah, akan mewujudkan Nawacita Presiden, dengan menghadirkan negara di perbatasan dan membangun Indonesia dari pinggiran.

(Baca juga: Korban Tewas Tenggelamnya Kapal Kemenkumham, Pekerja Proyek dan Petugas Lapas)

Hal tersebut diutarakannya, dalam peringatan 11 tahun pengelola perbatasan negara, bertajuk 'Perbatasan Negara Kokoh untuk Indonesia Tangguh dan Tumbuh', Jumat (17/9/2021).

"Saya percaya, kita semua akan berusaha dan bersatu padu agar semua yang kita lakukan untuk mengelola dan membangun perbatasan dapat terlaksana dengan baik. Saya yakin akan terwujud Nawacita Presiden menghadirkan negara di perbatasan dan membangun Indonesia dari pinggiran," ujar Mahfud MD.

(Baca juga: Aksi Senyap Prajurit TNI Tewaskan Komandan KBB Teroris Elly Bidana)

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) ini berharap terwujudnya perbatasan negara sebagai kawasan yang aman, berdaulat dan berdaya saing seperti yang diinginkan bukan sekadar mimpi, akan tetapi menjadi sebuah visi yang mampu kita wujudkan bersama.

"Saya mengingatkan kembali, bahwa pengelolaan wilayah perbatasan adalah prioritas nasional. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menegaskan bahwa negara harus hadir di perbatasan, sehingga masyarakat Indonesia di perbatasan, pulau-pulau terluar merasakan hadirnya negara, merasakan buah pembangunan nasional dan merasa bangga menjadi warga Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambah Mahfud.

Dalam kesempatan ini, Mahfud mengapresiasi berbagai langkah nyata pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan oleh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah perbatasan, di bawah koordinasi BNPP.

"Percepatan pembangunan kawasan perbatasan melalui pembangunan infrastruktur dasar, pemenuhan sarana dan prasarana layanan sosial dasar serta pembangunan dan pengembangan ekonomi, secara bertahap telah membuka keterisolasian dan ketertinggalan menuju ke arah yang lebih baik," tambah Mahfud.

Mahfud berharap, upaya yang telah dilakukan oleh semua pihak, dapat mewujudkan wilayah perbatasan sebagai beranda depan yang aman, berdaulat dan berdaya saing.

Dalam kesempatan ini, Mahfud juga menyerahkan tanda penghargaan dan kehormatan secara simbolis kepada perwakilan instansi terkait yang berperan dalam penyelesaian batas darat Indonesia-Malaysia periode 2017-2019.

Sekadar diketahui, Badan Nasional Pengelola Perbatasan dibentuk berdasarkan UU Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara, terdiri dari para Menteri Koordinator selaku Pengarah, Menteri Dalam Negeri selaku Kepala, 27 Kementerian/Lembaga dan para gubernur perbatasan selaku anggota.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini