Jepang Sebut Ada Ancaman Terror di 6 Negara ASEAN, Ini Tanggapan BIN

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 17 September 2021 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 337 2472687 jepang-sebut-ada-ancaman-terror-di-6-negara-asean-ini-tanggapan-bin-NsrWVuPsP0.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) menanggapi isu terkait adanya potensi serangan terorisme di enam negara ASEAN, termasuk salah satunya terjadi di Indonesia. Hal itu bermula ketika Kementerian Luar Negeri Jepang menyebut telah memperoleh informasi bahwa ada peningkatan risiko seperti bom bunuh diri.

Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto mengatakan, peringatan seperti itu adalah hal yang wajar. Menurutnya, itu menjadi upaya dari Jepang guna melindungi warganya yang ada di negara lain.

BACA JUGA: Jepang Peringatkan Ancaman Teror di 6 Negara, Termasuk RI, Minta Warga Jauhi Tempat Keagamaan 

"Adanya peringatan dari Pemerintah Jepang terkait potensi ancaman teror di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara merupakan hal wajar dilakukan oleh negara lain. Itu sebagai upaya untuk melindungi warga negaranya," ujar Wawan dalam keterangan tertulis, Jumat (17/9/2021).

Wawan meminta agar masyarakat dapat menyikapi informasi tersebut dengan bijak. Kata dia, informasi tersebut janganlah direspons dengan kekhawatiran yang berlebih.

"Namun tetap perlu untuk membangun kewaspadaan," katanya.

Dia menjelaskan, pihak ya telah melakukan antisipasi terkait adanya informasi tersebut. Menurutnya, sejumlah instansi terus bersinergi huna mengoptimalkan deteksi dini dan cegah dini aksi terorisme.

BACA JUGA:Taliban Kembali Berkuasa, BIN Dekati 'Alumni' Perang Afghanistan 

"BIN melakukan langkah antisipatif terhadap potensi ancaman aksi terorisme di wilayah Indonesia dengan terus mengoptimalkan deteksi dini dan cegah dini, serta mengembangkan partisipasi masyarakat melalui sistem lapor cepat. BIN juga bersinergi dengan aparat keamanan lainnya seperti Polri, TNI, dan BNPT," ungkapnya.

Wawan menegaskan, aparat keamanan akan terus bersiaga untuk melindungi Warga Indonesia. Begitu pula dengan WNA yang berada di Indonesia, yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Aparat keamanan terus siaga dalam upaya melindungi warganya maupun warga negara asing di Indonesia, sebagaimana warga negara kita juga dilindungi aparat keamanan di negara tersebut. Semua bekerjasama dan bersinergi secara berkelanjutan," ucapnya.

Sekadar informasi, peringatan akan adanya aksi terorisme itu berlaku untuk warga negara Jepang yang berada di Indonesia, Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Myanmar. Dalam peringatan singkat itu, Jepang mendesak warganya untuk memperhatikan berita dan informasi lokal dan berhati-hati untuk saat ini.

Tetapi tidak memberikan kerangka waktu tertentu atau detail lainnya. Jepang menolak untuk memberikan sumber informasi atau mengatakan apakah itu dibagikan dengan negara lain.

Peringatan itu telah dikirim ke kedutaan besarnya di negara-negara yang bersangkutan untuk dibagikan kepada warga negara Jepang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini