Soroti Angka Kematian Covid-19 di Aceh, Presiden Jokowi: Tinggi Ini, Nasional Hanya 3%

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 17 September 2021 07:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 17 337 2472679 soroti-angka-kematian-covid-19-di-aceh-presiden-jokowi-tinggi-ini-nasional-hanya-3-a7xKxwN2RF.jpg Presiden Jokowi (foto: ist)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti penanganan Covid-19 di Aceh. Pasalnya, kematian akibat Covid-19 disana masih mencatatkan angka di 4,7%. Sementara angka kematian Covid-19 nasional sudah di angka 3%.

“Angka kematian akibat pandemi Covid-19 di Provinsi Aceh berada di angka 4,7 persen. Tinggi ini, tinggi, karena nasional kita hanya 3 persen,” tutur Jokowi dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (17/9/2021).

Baca juga:  Presiden Jokowi Soroti Gap Vaksinasi Antarkabupaten/Kota di Sumut

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Aceh di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, kemarin.

Jokowi juga mengingatkan agar para bupati dan wali kota se-Provinsi Aceh untuk mengetahui situasi di kota/kabupatennya masing-masing. “Kita tidak bisa bekerja lagi rutinitas seperti pada keadaan normal, karena yang dibutuhkan sekarang ini adalah kepemimpinan lapangan,” ungkapnya.

 Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun, Jokowi Ingatkan Daerah di Sumut Tetap Hati-Hati

Selain itu, Jokowi meminta kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Aceh untuk memperhatikan ketersediaan oksigen dan obat. Dia pun mengingatkan agar kabupaten/kota yang tidak memiliki tempat tidur ICU Covid-19 untuk menyampaikan permintaan kepada Menteri Kesehatan.

“Tujuh kabupaten/kota yang tidak memiliki tempat tidur ICU Covid-19 di Simeulue, di Nagan Raya, di kota Sabang, di Aceh Timur, di Aceh Tamiang, di Aceh Jaya, di Aceh Besar. Tolong yang belum punya tadi, menyampaikan permintaan kepada Menteri Kesehatan. Sehingga semuanya siap, semua kabupaten itu siap, fasilitas kesehatan siap semuanya. Karena terus akan saya pantau BOR di provinsi, kabupaten, itu seperti apa. Kelihatan semuanya,” ujarnya.

Di sisi lain, Jokowi juga kembali mengingatkan agar tidak terburu-buru senang karena adanya penurunan kasus.

“Nasional turun lebih dari 90 persen, di sini turun 20 persen, hati-hati, jangan senang dulu, jangan euforia dulu, dan jangan menyampaikan tergesa-gesa kepada masyarakat bahwa kita sudah turun kasus. Bisa disambut senang oleh masyarakat tetapi itu bisa menyebabkan naik lagi Covid-19-nya. Ini pengalaman kita secara nasional, sehingga jangan kita ulang di sini,” paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini