Jadi Tersangka, Alex Noerdin Langsung Ditahan Selama 20 Hari

Jonathan Nalom, MNC Media · Kamis 16 September 2021 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 337 2472437 jadi-tersangka-alex-noerdin-langsung-ditahan-selama-20-hari-v5ZKy58gXB.jpg Alex Noerdin (Foto: Ist)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PD PDE) Sumatera Selatan periode 2010-2019. Alex Noerdin langsung dijebloskan ke Rumah Tahanan Kelas 1 Cipinang.

“Kedua tersangka dinyatakan sehat dan dinyatakan negatif Covid-19, dalam rangka mempercepat penyidikan AN dilakukan penahanan selama 20 hari,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam konferensi pers di lobby Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan Kamis (16/09/2021).

Alex akan menjalani masa tahanan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas I Cipinang Cabang Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi terhitung sejak 16 September 2021. “Mulai hari ini 16 September sampai 5 Oktober 2021 Tersangka AN ditahan di Rutan Kelas I Cipinang Cabang Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi,” ujarnya.

Baca Juga: Kejagung Periksa 16 Saksi Terkait Kasus Asabri

Alex Noerdin

Pantauan di lokasi, Alex ketika keluar Gedung Bundar Kejagung langsung digelandang menuju mobil tahanan Kejagung. Alex terlihat mengenakan rompi oranye bertuliskan tahanan.

Sebelumnya, Kejagung menetapkan mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD PD PDE Sumatera Selatan periode 2010-2019 

“Tim penyidik meningkatkan status tersangka untuk AN dan MM dengan dikeluarkannya surat perintah penyidikan direktur penyidikan jaksa umum dan tindak pidana khusus,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam konferensi pers di lobby Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Asabri, Kejagung Sebut Ketiganya Terlibat Kasus Lain

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini