Share

Masyarakat Belum Bisa Akses PeduliLindungi, Satgas Covid-19: Kami Fasilitasi

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 16 September 2021 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 337 2472382 masyarakat-belum-bisa-akses-pedulilindungi-satgas-covid-19-kami-fasilitasi-6WLwvuf3Xk.jpg Ganip Warsito (Foto: BNPB)

JAKARTA - Masih banyak masyarakat yang belum dapat mengakses aplikasi PeduliLindungi seperti kelompok masyarakat yang tak memiliki telepon genggam pintar atau smartphone.

Ketua Satgas Covid-19 yang juga Kepala BNPB Ganip Warsito memastikan akan memfasilitasi masyarakat yang memiliki keterbatasan mengakses aplikasi tersebut.

“Memang untuk sementara yang bisa mengakses adalah yang memiliki gadget. Tapi kedepan kita juga akan memfasilitasi bagi yang tidak memiliki gadget ataupun smartphone,” katanya saat mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin meninjau vaksinasi dan pembelajaran tatap muka di Provinsi Banten, Kamis (16/9/2021).

Meski begitu, ia menyebutkan bahwa setiap orang yang telah vaksinasi dosis pertama maupun kedua sudah terakses di dalam aplikasi PeduliLindungi. Selain itu juga sudah diberikan bukti secara fisik dalam bentuk surat keterangan sudah melakukan vaksin.

Baca juga: Ketua Satgas Covid-19 Tinjau PTM dan Vaksinasi di Banten

“Bahkan sudah ada QR codenya di situ. Kemudian kalau yang sudah lengkap dua kali dosis mendapatkan kartu vaksin. Ini juga nanti bisa digunakan di dalam kegiatan-kegiatan warga di ruang-ruang publik,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Ganip menyebut bahwa PeduliLindungi merupakan aplikasi yang berfungsi sebagai backbone untuk mengetahui warga mana saja yang telah divaksinasi. Selain itu juga untuk melacak mobilitas masyarakat. Termasuk masyarakat yang telah melakukan tes PCR.

Baca juga: Transisi Jadi Endemi, Satgas Covid-19 Siapkan Strategi Defensif dan Ofensif

“Aplikasi ini juga bisa mentracking warga kita yang sudah melaksanakan PCR karena lab-lab PCR kita sudah terkoneksi dengan NAR yang juga nanti akan bisa datanya masuk ke sistem pedulilindungi juga,” tuturnya.

“Ini memang untuk saat ini untuk mencegah jangan sampai terjadi lonjakan yang demikian tinggi seperti halnya kemarin. Aplikasi ini digunakan sebagai alat untuk membuka beberapa fasilitas publik,” pungkasnya.

Baca juga: 7 Manfaat Install Aplikasi PeduliLindungi, Ada Teledokter Lho

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini