5 Fakta Heboh Iklan LGBT di YouTube Kids, Kekesalan Warganet hingga Reaksi Keras KPAI

Mohammad Adrianto S, Okezone · Kamis 16 September 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 337 2472290 5-fakta-heboh-iklan-lgbt-di-youtube-kids-kekesalan-warganet-hingga-reaksi-keras-kpai-7NEU55Aokf.jpeg Ilustrasi. (Foto: TechStory)

JAKARTA - Baru-baru ini warganet dihebohkan dengan sebuah iklan di aplikasi YouTube Kids dianggap mempromosikan soal LGBT. Hal ini dianggap tidak patut, mengingat aplikasi YouTube Kids ditujukan untuk anak-anak. 

Berikut beberapa fakta yang sudah dirangkum mengenai peristiwa tersebut:

1. Ramai di Medsos

Keberadaan iklan ini banyak tersebar di berbagai media sosial, salah satunya oleh akun Twitter @alfizzam. Pemilik akun mengunggah postingan mengenai video tersebut dan mengomentari betapa tidak layaknya iklan ini beredar di aplikasi anak-anak.

"Pagi ini rame banget ibu-ibu yang bahas tentang iklan YT Kids yang menampilkan tentang LGBT. Salah satunya lagu 'Aku Bukan Homo' dari channel Sindu," ujarnya

"Keterlaluan sih, iklan di channel lagu anak-anak kok diselipkan hal-hal tentang homoseksual. Pake ilustrasi buah-buahan pula," cuitnya.

2. Sumber Iklan 

Iklan Youtube Kids yang beredar bersumber dari unggahan kanal Sinduatiga yang berjudul "Sindu-Aku Bukan Homo Official Music Video" berdurasi 1 menit 10 detik.

Meskipun lagu yang ditayangkan berjudul "Aku Bukan Homo", tetapi lirik lagu dalam video tersebut malah mendeskripsikan tindakan terkait homoseksual dan memancing amarah warganet.

3. Respons KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merespons beredarnya video 'Aku Bukan Homo' di media sosial. Dalam pernyataannya, lembaga tersebut menjelaskan bahwa video itu diduga bermuatan negatif. 

"Dalam rangka menjalankan tugas (KPAI sesuai dengan amanat UU RI Nomor 35 Tahun 20214), KPAI menerima pengaduan dari masyarakat terkait dengan video di media sosial Youtube yang diduga bermuatan konten negatif. Video tersebut adalah sebuah lagu dan iklan dengan judul lagu 'Aku Bukan Homo'," terang KPAI dalam pernyataan resminya yang diterima MNC Portal, Rabu (15/9/2021).

4. Kominfo Diminta Menyelidiki

KPAI juga mengirimkan surat aduan konten negatif ke Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia per tanggal 14 September 2021. Surat itu bernomor 995/11/KPAI/IX/2021 dan ditandatangani oleh Ketua KPAI Susanto.

"Demi kepentingan terbaik bagi anak, kami berharap Kementerian Komunikasi dan Informatika RS untuk melakukan telaah dan pemblokiran terhadap konten dimaksud," lanjut keterangan tersebut.

5. Perkara Serius

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menegaskan persoalan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) adalah perkara serius di Indonesia, akibat dari munculnya munculnya tayangan iklan tentang LGBT salah satu kanal YouTube kids.

"Persoalan LGBT ini semakin menambah saja permasalahan sekaligus tantangan bagi negara untuk menyelesaikannya. Apalagi LGBT ini seperti virus, bisa menular, mungkin bisa dikatakan lebih berbahaya dari virus Corona, karena yang diserang adalah moral, mental sekaligus fisik, dan juga masa depan bangsa. Bisa rusak semuanya termasuk tatanan sosial," kata Sukamta 

Sukamta menambahkan, efek LGBT ini bisa menyebar ke mana-mana, mengingat sifatnya menular. Apalagi, menurut Sukamta, sepertinya LGBT terorganisasi.

"Karenanya, itu perlu solusi yang juga memadai secara komprehensif. DPR, Pemerintah, masyarakat, akademisi, profesional semuanya harus terlibat," ucap Sukamta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini