Wapres Maruf Heran PPKM Tidak Hentikan Peredaran Narkoba

Widya Michella, MNC Media · Kamis 16 September 2021 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 337 2472270 wapres-maruf-heran-ppkm-tidak-hentikan-peredaran-narkoba-8CJ9UFtytV.jpg Wapres KH Maruf Amin (Foto : Dok Okezone.com)

JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma'aruf Amin menyebut pembatasan yang diterapkan selama masa pandemi Covid-19 ini, ternyata tidak menghentikan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di masyarakat.

Menurutnya, penjagaan ketat di setiap pintu keluar masuk suatu wilayah juga tidak membuat para bandar dan sindikatnya berhenti untuk mengedarkan barang haram tersebut. Bahkan, muncul modus-modus baru penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di dunia.

Baca juga:  5 Fakta Mencengangkan Pedagang Taruh Narkoba ke Makanan agar Pelanggan Ketagihan

Hal ini dikarenakan adanya perubahan pola perilaku masyarakat yang semakin tergantung pada internet yang mengubah cara pemasaran narkoba. Sehingga para bandar gencar menawarkan barang haram secara daring/online melalui situs-situs gelap atau dark web.

"Merespons hal tersebut, upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba tidak lagi dapat dilakukan secara eksklusif, tetapi harus berorientasi inklusif. Kerja kolaboratif antara institusi penegak hukum, pendidikan, keagamaan dan lain-lain akan memegang peranan penting dan strategis," jelas Wapres Maruf dalam Webinar Ancaman Narkoba Ditengah Pandemi, Kamis (16/09/2021).

 Baca juga: Pakai dan Edarkan Sabu, Sopir Bus Antarkota Ditangkap

Ia menyampaikan, keterlibatan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Sehingga pada kesempatan itu, ia turut memberikan apresiasi kepada Silaturahim Haji dan Umrah Indonesia (SAHI), Badan Narkotika Nasional (BNN) serta seluruh komponen bangsa lainnya, yang telah berperan aktif melakukan berbagai upaya nyata dan serius guna memerangi sindikat narkoba.

"Keterlibatan SAHI merupakan salah satu contoh peran serta aktor non-negara dalam membantu upaya pemerintah memberantas penyalah-gunaan narkoba," jelasnya.

Terlebih lagi, kini SAHI telah memiliki badan khusus, yaitu Gerakan Masyarakat Anti Narkoba (GAMAN) yang bersifat vertikal dari Pusat hingga Daerah yang memiliki potensi besar dan harus didayagunakan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat dan bangsa.

"Ketidaktahuan akan narkoba dan dampak negatifnya adalah awal datangnya berbagai sumber bencana yang sebenarnya, dan dapat berakibat sangat fatal. Banyak penyalahguna narkoba yang tidak tahu bahwa yang mereka konsumsi sebenarnya adalah narkoba," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini