Share

5 Penganiayaan Ayah kepada Anak, Alasannya karena Bandel hingga Kesal dengan Istri

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Kamis 16 September 2021 06:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 337 2471915 5-penganiayaan-ayah-kepada-anak-alasannya-karena-bandel-hingga-kesal-dengan-istri-YVlRMO6NyH.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Sosok seorang ayah menjadi panutan bagi anak. Ayah juga sering dianggap sebagai pelindung dan tokoh idola. Namun nyatanya terdapat sosok ayah yang tega menganiaya anak kandungnya.

Motif yang dilakukannya beragam, mulai dari masalah sepele karena jemuran hingga cemburu karena mantan istri sudah memiliki pasangan lagi. Berikut motif ayah aniaya anak.

1. Emosi Karena Tidak Mau Pergi Mengaji

Seorang ayah tega menganiaya dan melempar anaknya ke pinggir sungai di Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. F, seorang ayah berusia 37 tahun itu tega menganiaya anak laki-lakinya yang berusia 6 tahun karena emosi.

Aksi tersebut viral di media sosial. Pada 06 September 2021, pelaku diamankan oleh Polres Tanjung Jabung Timur. Dalam pemeriksaan, F emosi karena sang anak tidak mau pergi mengaji.

2. Kesal dengan Istri

AC seorang ayah yang tega menganiaya anak kandungnya yang berusia 1,5 tahun hingga tewas. Motif pelaku melakukan penganiyaan adalah kekesalannya kepada sang istri karena sering keluar rumah. Peristiwa ini terjadi pada 4 Agustus 2021 di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Bregas, Kabupaten Semarang.

Ketika itu korban dititipkan oleh istri bersama pelaku, korban diminta untuk makan telur tetapi menolaknya. Kemudian AC naik pitam dan menganiayanya hingga tewas.

3. Cemburu Mantan Istri Sudah Memiliki Pasangan

Pada 20 Mei 2021, Petugas Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kota Tangerang Selatan menangkap pria yang menganiaya anak perempuan di Serpong, Tangerang Selatan.

WH, seorang ayah yang viral di media sosial karena menjambak dan memukul anaknya yang berusia 5 tahun.

Korban saat ini dalam proses konseling untuk pencegahan trauma. WH tega menganiaya anaknya karena dia cemburu karena mantan istrinya sudah memiliki pasangan lagi.

Diketahui, WH dan ibu kandung korban tersebut telah bercerai. Saat ini ibu kandung korban sedang bekerja di Malaysia.

4. Emosi Karena Jemuran

AM ditangkap pihak kepolisian karena menganiaya anak kandungnya di Duren Sawit, Jakarta Timur. Dia tega menganiaya anaknya yang berusia 12 tahun itu karena masalah sepele, yaitu jemuran.

Pelaku emosi ketika mengetahui korban menjemur pakaian tidak sesuai dengan yang diinginkan oleh ibu tirinya. Pelaku kemudian menyeret korban sejauh 7 meter dan memukul wajah korban dengan sandal dan tangan.

Pada 22 Juli 2020, pelaku berhasil ditangkap dan dibawa Polres Jaktim, Jalan Matraman Raya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini