Santri Tutup Telinga Dengar Musik, Yenny Wahid: Semangat Hafal Alqurannya

Tim Okezone, Okezone · Rabu 15 September 2021 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 337 2471693 santri-tutup-telinga-saat-dengar-musik-yenny-wahid-semangat-hafal-alqurannya-HlZb6gF6n8.jpg Yenny Wahid (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Para santri yang menutup telinganya saat mendengar musik mendapat sorotan berbagai pihak dan viral di media sosial (medsos). Saat itu, mereka tengah melakukan vaksinasi Covid-19.

Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid angkat bicara soal santri Ma'had tahfidz Quran yang menutup kuping ketika melakukan vaksinasi.

"Banyak yang mengkritik mereka, bahkan mengatakan mereka radikal. Ada 2 catatan saya," tulis Yenny Wahid dalam akun Instagram pribadinya, Rabu (15/9/2021).

Pertama, kata dia, dirinya bahagia para gurunya mengatur agar mereka divaksinasi. Dengan divaksin, mereka bukan saja melindungi dirinya sendiri tetapi juga orang-orang disekelilingnya dari ancaman Covid-19.

Baca juga: Viral Santri Langsung Menutup Telinga saat Dengar Suara Musik

Kedua, lanjut dia, menghafal Alquran bukan pekerjaan yang mudah. Ia pun menceritakan pengalaman kawan baiknya, Gus Fatir dari Pesantren Alkenaniyah yang sudah belajar menghafal Alquran sejak usia 5 tahun.

"Beliau mengatakan bahwa memang dibutuhkan suasana tenang dan hening agar lebih bisa berkonsentrasi dalam upaya menghafal Quran. Jadi kalau anak-anak ini oleh gurunya diprioritaskan untuk fokus pada penghafalan Quran dan diminta untuk tidak mendengar musik, itu bukanlah indikator bahwa mereka radikal," ujarnya.

Baca juga: Rumah Tahfidz Quran Terhalang Tembok Beton 1,5 Meter, Warga dan Santri Bikin Tangga

Dia pun mengajak semua pihak untuk lebih proporsional dalam menilai orang lain. Menurut dia, seharusnya tidaklah dengan gampang memberi cap seseorang itu radikal, seseorang itu kafir dan lain-lain.

"Menyematkan label pada orang lain hanya akan membuat masyarakat terbelah. Mari kita belajar untuk lebih saling mengerti satu sama lain, dan itu bisa dimulai dengan memahami dan menerima bahwa nilai yang kita anut tidak perlu sama untuk bisa tetap bersatu sebagai bangsa Indonesia," kata Yenny.

"Buat adik-adik ma'had tahfidz, semangat terus ya dalam upaya menghafal Al Quran. Semoga Allah SWT memberikan barokah berlimpah untuk kalian semua," imbuhnya.

Baca juga: Kronologi Santri Anak-Anak Dianiaya Oknum Ustaz Ponpes di Demak

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini