BMKG: Waspada Gelombang Capai 6 Meter di Bengkulu hingga Jateng

Tim Okezone, Okezone · Rabu 15 September 2021 07:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 337 2471494 bmkg-waspada-gelombang-capai-6-meter-di-bengkulu-hingga-jateng-VSzJd80vwM.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 15-16 September 2021.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kep. Tanimbar - Kep. Aru, Laut Arauru, dan perairan Yos Sudarso - Merauke.

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan P. Simeulue - Kep. Nias, Selat Sape bagian selatan, perairan selatan P. Sumba - P. Sawu, Laut Sawu dan Selat Sumba bagian barat.

Kemudian perairan Kupang - P. Rotte, Samudra Hindia selatan P. Sumba - P. Rotte, Laut Natuna utara bagian timur, Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores bagian timur, Laut Banda, hingga perairan selatan Kep. Tanimbar - Kep. Aru, Laut Arafuru.

Baca juga: BMKG: Gempa M5,6 Sinabang Aceh Tak Berpotensi Tsunami

Kemudian, gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Indonesia lainnya adalah perairan barat Kep. Mentawai, perairan Enggano - Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Aceh - Kep. Mentawai, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Sumbawa, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa Timur - NTB.

Baca juga: Gempa Susulan M3,2 Guncang Maba Halmahera Utara

Lalu, gelombang yang sangat tinggi kisaran 4,0 - 6,0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Bengkulu - selatan Jawa Tengah.

"Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Rabu (15/9/2021).

BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

"Dan mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tuturnya.

Baca juga: Gempa M3,9 Guncang Halmahera Maluku

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini