Motivasi Daerah, Satgas Sebut Capaian Vaksinasi Jadi Penentu Level PPKM

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 15 September 2021 07:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 337 2471489 motivasi-daerah-satgas-sebut-capaian-vaksinasi-jadi-penentu-level-ppkm-wDQVMPncpE.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk menjadikan cakupan vaksinasi sebagai salah satu indikator penentu naik turunnya level PPKM suatu daerah.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa langkah ini diambil sesuai dengan komando Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggenjot vaksinasi.

“Terkait dengan vaksinasi sebagai salah satu pilar pengendalian covid-19 di Indonesia, kemarin malam pemerintah pusat atas komando presiden resmi menjadikan cakupan vaksinasi per daerah sebagai syarat penurunan level daerah demi meningkatkan capaian vaksinasi nasional yang telah melampaui 24% dari target yang ditetapkan oleh WHO,” katanya dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (15/9/2021).

Dia mengatakan bahwa langkah yang diambil pemerintah untuk memotivasi daerah menggenjot cakupan vaksinasi di daerah. “Pemerintah berharap penambahan indikator ini menjadi pemicu motivasi daerah melakukan percepatan vaksinasi daerah segera. Hal ini bukan hanya .terkait kunci pelonggaran kegiatan namun juga keselamatan dan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga: Syarat Pelaku Perjalanan di Dalam Negeri Masih Sama, Berikut Rinciannya

Lebih lanjut, Wiku mengatakan berdasarkan Instruksi Mendagri No.42/2021 indikator vaksinasi untuk penetapan level PPKM melingkupi dua aspek yaitu capaian vaksinasi pada populasi umum maupun lansia.

“Kedua target berdiri bersamaan, tidak terpisah. Sehingga jika tidak bisa dicapai keduanya maka level daerah harus naik,” tuturnya.

Baca juga: Karaoke Venesia di Tangsel Disegel Satpol PP, Sejumlah Botol Miras Disita

Di mana syarat perubahan daerah level 3 menjadi level 2 yaitu minimal melakukan vaksinasi dosis 1 kepada 50% penduduk secara umum dan dosis 1 kepada 40% penduduk lansia atau lebih dari 60 tahun. Sementara syarat perubahan daerah level 2 menjadi level 1 yaitu minimal melakukan vaksinasi dosis 1 kepada 70% penduduk secara umum dan dosis 1 kepada 60% penduduk lansia atau lebih dari 60 tahun.

“Setiap pemerintah daerah level 2 akan diberikan waktu selama dua minggu untuk mencapai target. Jika tidak tercapai dalam waktu yang diberikan maka keduanya akan ditetapkan sebagai daerah denngan level 3,” jelasnya.

“Sebagai tambahan capaian vaksinasi terendah digunakan sebagai dasar penetapan level kabupaten/kota pada wilayah aglomerasi,” pungkasnya.

Baca juga: 5 Fakta Aturan Baru PPKM, Bioskop Dibuka hingga Aturan Ketat Masuk RI

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini