Ketika Sultan Agung Kotori Sungai Ciliwung hingga Wabah Kolera Tewaskan Jenderal VOC

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 15 September 2021 06:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 337 2471426 ketika-sultan-agung-kotori-sungai-ciliwung-hingga-wabah-kolera-tewaskan-jenderal-voc-6oQZo7H8zW.jpeg Sultan Agung (foto: istimewa)

Mengingat kedua pemimpin pasukan Mataram itu gagal menjalankan tugasnya. Pada peristiwa itu sendiri, VOC menemukan 744 mayat pasukan Mataram yang sebagian besar tewas tanpa kepala. Alhasil Mataram gagal di serangan pertama.

Namun kegagalan serangan pertama tak membuat Sultan Agung kapok. Sultan Agung melancarkan serangan keduanya. Sultan Agung mengirim pasukan Mataram I di bawah komando Adipati Ukur pada Mei 1629 Masehi. Sementara pasukan Mataram II di bawah komando Adipati Juminah pada Juni 1629 masehi. Total pasukan Mataram adalah 14.000 orang.

Berkaca pada kegagalan penyerangan pertama, Mataram mulai mengantisipasi kegagalan tersebut dengan membangun lumbung - lumbung beras baik di Karawang dan Cirebon. Namun VOC berhasil memusnahkan lumbung - lumbung itu, alhasil serangan kedua itu pun juga mengalami kegagalan.

Namun siasat Sultan Agung kemudian tergolong cerdik, ia membendung dan mengotori Sungai Ciliwung yang menjadi sumber air utama VOC. Alhasil dari sanalah wabah kolera muncul, hingga menewaskan banyak orang VOC, termasuk di antaranya Jenderal J. P. Coen, yang juga meninggal dunia.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini