Calon Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang Lebih dari Satu Orang

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 14 September 2021 18:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 337 2471303 calon-tersangka-kebakaran-lapas-tangerang-lebih-dari-satu-orang-fubf87tGY3.jpg Lapas Tangerang kebakaran (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Polisi menyatakan bahwa potensial suspek atau calon tersangka kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten, bisa lebih dari satu orang. Hal itu sesuai dengan proses penyidikan yang sedang berjalan selama ini.

"Ada beberapa. Kemungkinan lebih dari satu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (14/9/2021).

Kendati begitu, Rusdi tak membeberkan angka pasti dari orang yang tengah dibidik untuk menjadi tersangka dalam peristiwa amuk si jago merah tersebut.

"Kami tunggu saja dari penyidik, dalam beberapa hari ke depan pasti ada perkembangan," ujar Rusdi.

Rusdi menyebut, potensial suspek atau calon tersangka itu berdasarkan proses penyidikan sebagaimana dalam Pasal 359 KUHP.

"Pada pasal 359 KUHP yaitu adanya kelalaian sehingga mengakibatkan orang meninggal dunia, penyidik menilai sudah ada potensial suspek," ucap Rusdi.

Baca Juga : Kopi Ekstasi Racikan Pasutri di Medan Dijual Online, Kafe dan Tempat Hiburan Malam

Diketahui, kebakaran hebat melanda Lapas Kelas I Tangerang, sekira pukul 01.50 WIB, Rabu 8 September 2021. Sebanyak 44 orang menjadi korban tewas akibat kebakaran tersebut. Sementara, 81 orang mengalami luka-luka, diantaranya 73 luka ringan dan delapan luka berat.

Pihak terkait memutuskan bahwa, 41 jenazah yang tewas dilakukan proses identifikasi di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Pihak RS pun mendirikan posko Ante Mortem, agar pihak keluarga bisa memberikan data guna mempercepat proses pencocokan identitas.

Amuk si jago merah sendiri muncul lantaran diduga terjadinya korsleting listrik. Lapas Kelas I Tangerang berisikan 2.072 orang. Lokasi yang terbakar berada di Blok C yang dihuni oleh 122 orang.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini