5 Fakta Dokter di Semarang yang Campurkan Sperma ke Makanan Istri Rekannya

Lutfia Dwi Kurniasih, Okezone · Senin 13 September 2021 18:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 337 2470697 5-fakta-dokter-di-semarang-yang-campurkan-sperma-ke-makanan-istri-rekannya-bN0OUCatGD.jpg ilustrasi: shutterstock

SEMARANG - Seorang dokter dilaporkan ke Komnas Perempuan karena diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pelecehan seksual yang dilakukan dokter tersebut yaitu dirinya diduga telah mencampurkan sperma miliknya ke dalam makanan istri rekannya. Polisi pun bergerak cepat dan mengusut kasus yang menghebohkan tersebut. Berikut ini 5 fakta kasus tersebut yang dirangkum redaki, Senin (13/9/2021). 

(Baca juga: Dokter di Semarang Diduga Campurkan Sperma ke Makanan Istri Teman Usai Masturbasi)

1. Pelaku Adalah Teman Seprofesi

Diketahui pelaku pelecehan seksual itu sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di sebuah universitas di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pelaku adalah teman seprofesi satu angkatan suami korban. Ia diduga telah mencampurkan sperma miliknya ke dalam makanan yang dikonsumsi korban.

2. Tinggal Satu Rumah

Pendamping korban dari Legal Resource Center untuk Keadlian Jender dan HAM (LRCKJHAM), Nia Lishayati, mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat korban bersama suaminya, tinggal dalam satu rumah kontrakan bersama pelaku.

Nia, mengatakan sebelum tinggal dalam satu rumah kontrakan, korban sebenarnya tidak setuju pelaku tinggal bersama dirinya dan suami. Pelaku mengaku enggan menyewa rumah sendiri lantaran alasan biaya. Keluarga korban sebenarnya tidak setuju namun pelaku bersikeras dengan alasan tersebut.

“Pelaku sebenarnya juga sudah memiliki istri dan anak. Tapi, istrinya tidak dibawa ke Semarang. Pelaku juga sudah bekerja sebagai dokter dan memiliki klinik di luar Semarang,” tutup Nia.

3. Curiga Posisi Tudung Saji

Kejadian tidak sopan tersebut awalnya diketahui karena korban curiga tudung saji tempat menyimpan makanan miliknya selalu berubah posisi dan berubah bentuk.

“Korban semula mencurigai adanya kucing atau tikus di rumah kontrakan tersebut,” ujarnya dilansir solopos, Senin (13/9/2021).

Namun kecurigaan tidak terjawab karena tidak adanya binatang peliaraan seperti kucing atau pun tikus di rumah kontrakan itu.

4. Aksi Sang Dokter Terekam Kamera

Untuk membuktikan kecurigaan tersebut, korban pun kemudian memasang rekaman video melalui gawai yang diletakkan di tempat tersembunyi. Ia pun kaget setelah melihat rekaman video dari iPad miliknya. Ia melihat pelaku mengintip dirinya yang sedang mandi sambil melakukan masturbasi.

Dia melanjutkan, selaku melakukan mastrubasi, pelaku meletakan sperma miliknya ke dalam makanan yang disiapkan korban untuk sang suami.

“Bisa dibayangkan korban dan suami, dalam jangka waktu yang lama memakan makanan yang tercampur dengan sperma. Hal ini membuat korban trauma dan merasa tertekan,” jelasnya.

5.. Dilaporkan ke Komnas Perempuan

Korban yang tidak terima dengan perbuatan pelaku, memutuskan untuk melaporkan kasus tersebut ke Komnas Perempuan, yang merekomendasikan ke LRCKJHAM pada Desember 2020.

Dari kasus tersebut, pelaku juga disebut telah melanggar pasal 281 KUH Pidana barang siapa dengan sengaja dan terbuka melanggar kesusilaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini