Kunjungan ke Lumajang, Ketua DPD Bakal Perjuangkan Air Bersih dan Rehabilitasi Pascabencana

Tim Okezone, Okezone · Senin 13 September 2021 17:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 337 2470674 kunjungan-ke-lumajang-ketua-dpd-bakal-perjuangkan-air-bersih-dan-rehabilitasi-pascabencana-ghtpGWdzqq.jpeg Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq. (Foto : Ist)

Bupati juga meminta dukungan Ketua DPD RI terkait terealisasinya Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Lumajang. Di beberapa tempat kata dia, masyarakatnya masih sangat membutuhkan air bersih, utamanya untuk masyarakatnya di kawasan utara.

"Untuk kekurangan air bersih di bagian utara Lumajang, tadi usulan dari beliau (LaNyalla) adalah SPAM Regional. Tadi langsung dihubungkan dengan KADIN. Barangkali ada anggota KADIN yang bisa kita kerjasamakan dalam mengatasi kebutuhan mendasar kami melalui program kerja sama pemerintah dan badan usaha," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, SPAM Regional antara Kabupaten Lumajang dan Jember menggunakan mata air Sumber Mrutu di Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang. Sedangkan SPAM Regional untuk Kecamatan Klakah menggunakan mata air Sumberwringin di Kecamatan Klakah yang akan melayani 10 desa di Kecamatan Klakah yang kekurangan ketersediaan air bersih.

Pada kesempatan yang sama, Thoriqul Haq juga melaporkan perkembangan penanganan pascabencana gempa bumi di wilayahnya yang terjadi beberapa waktu lalu. Dijelaskannya, dana bantuan gempa Lumajang yang bersumber dari dana APBN belum turun.

"Surat sudah kami sampaikan kepada BNPB Pusat, di mana alokasi pendanaan ditopang Kemenkeu. Sampai saat ini ada 1.000-an unit rumah yang belum terealisasi, antara lain pada kondisi rusak berat sebanyak 427 unit," papar bupati.

Terkait bantuan dari pusat tersebut, ia merinci untuk kategori bantuan senilai Rp50 juta per unit rumah untuk kondisi rusak berat, Rp25 juta per unit rumah untuk kondisi rusak ringan dan Rp10 juta per unit rumah untuk kondisi rusak ringan.

"Tadi saya juga meminta kepada beliau (LaNyalla) agar hal ini bisa segera secepatnya direalisasikan. Tentu agar masyarakat yang terdampak bisa segera kembali hidup layak sebagaimana mestinya. Kita sudah kirimkan data by name by address. Mungkin masih dalam tahap verifikasi. Kita mohon ada percepatan," tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini