23 Korban Kebakaran Lapas Tangerang Belum Teridentifikasi

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 13 September 2021 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 337 2470672 23-korban-kebakaran-lapas-tangerang-belum-teridentifikasi-U7vkZmUsCw.jpg Kebakaran Lapas Tangerang (Foto: TMC Polda Metro Jaya)

JAKARTA - Sespusdokkes Polri, Kombes Pol Pramujoko menyebut bahwa proses identifikasi korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten difokuskan pada pemeriksaan DNA. Ia menyebut DVI Polri mendapatkan data DNA dari keluarga korban secara bertahap.

"Ke depan insya Allah kita berharap dengan pemeriksaan DNA, karena semua sudah diambil (DNA) dari korban maupun pembandingnya. DNA akan lebih berperan dalam mengungkap jati diri korban," kata Pramujoko di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin (13/9/2021).

Pramujoko menambahkan, seluruh pemeriksaan medis maupun fisik telah dilakukan pada seluruh jenazah korban kebakaran. "Jadi, dari pemeriksaan di kita itu sudah dilakukan pemeriksaan fisik dari medical sudah dilakukan, gigi sudah dilakukan, dan sidik jari sudah lengkap semua jadi sekarang tinggal DNA," tuturnya.

Baca Juga:  WNA Portugal Korban Kebakaran Lapas Tangerang Bakal Dikremasi

Lebih lanjut, Pramujoko menuturkan, untuk DNA korban juga sedang proses secara bertahap. Ia pun menegaskan bahwa tim akan segera memproses secepatnya.

"DNA-nya itu lagi proses juga, karena kan yang datang pembandingnya tadi tidak pertama langsung datang semua, jadi dia bertahap. Sehingga yang bisa dikerjakan duluan dan bisa langsung dibandingkan. Ini kita tinggal tunggu yang datang belakangan. Artinya, tim secepatnya akan memproses," ucapnya.

Sementara itu, Kabag Penum Divisi Humas Polri Ahmad Ramadhan membeberkan bahwa sebanyak 23 jenazah korban belum teridentifikasi. "Ada 23 jenazah lagi yang belum teridentifikasi," kata Ramadhan di tempat yang sama.

Baca Juga:  8 Korban Kebakaran Lapas Tangerang Berhasil Diidentifikasi Tim DVI

Ramadhan berharap, seluruh korban dapat segera teridentifikasi dalam waktu dekat. "Tim terus bekerja, semoga besok atau lusa semua jenazah bisa teridentifikasi," tutupnya.

Sebagai informasi, kebakaran hebat melanda Lapas Kelas I Tangerang, sekira pukul 01.50 WIB, Rabu 8 September 2021. Sebanyak 44 orang menjadi korban tewas akibat kebakaran tersebut. Sementara, 81 orang mengalami luka-luka, di antaranya 73 luka ringan dan delapan luka berat. 

Pihak terkait memutuskan bahwa, 41 jenazah yang tewas dilakukan proses identifikasi di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Pihak RS pun mendirikan posko Ante Mortem, agar pihak keluarga bisa memberikan data guna mempercepat proses pencocokan identitas.

Amuk si jago merah sendiri muncul lantaran diduga terjadinya korsleting listrik. Lapas Kelas I Tangerang berisikan 2.072 orang. Lokasi yang terbakar berada di Blok C yang dihuni oleh 122 orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini