WNA Portugal yang Jadi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 13 September 2021 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 337 2470578 wna-portugal-yang-jadi-korban-kebakaran-lapas-tangerang-teridentifikasi-bBCLa0MAoR.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali mengidentifikasi delapan korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. Salah satu diantaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA) Portugal, Ricardo Ussumane Embalo.

"1 diantaranya dari WNA dari Portugal. Tujuhnya Warga Negara Indonesia (WNI)," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (13/9/2021).

Sementara ke tujuh WNI yang teridentifikasi terbaru adalah, Anton alias Capung bin Idal yang teridentifikasi melalui sidik jari, Lim Angie Sugianto bin Go Shong Weng teridentifikasi melalui DNA dan medis.

Lalu, Sarim alias Bapak Bin Harkam diidentifikasi melalui DNA dan medis, Rezkil Khairi alias Padang bin Nursin berdasarkan DNA dan medis, Sumantri Jayaprana melalui DNA dan medis.

Kemudian, I Wayan Tirta Utama alias Tita Utama bin Nyoman Sami melalui DNA dan medis, Petra Eka alias Etus bin Suhendar melalui DNA dan medis.

Dengan adanya penambahan delapan korban baru yang teridentifikasi tersebut, kata Ramadhan, saat ini sudah ada 18 orang yang identitasnya diketahui.

"Sehingga jumlah total yang berhasil identifikasi sampai dengan hari ini 18 orang," ujar Ramadhan.

Baca Juga : 8 Korban Kebakaran Lapas Tangerang Berhasil Diidentifikasi Tim DVI

Diketahui, kebakaran hebat melanda Lapas Kelas I Tangerang, sekira pukul 01.50 WIB, Rabu 8 September 2021. Sebanyak 44 orang menjadi korban tewas akibat kebakaran tersebut. Sementara, 81 orang mengalami luka-luka, diantaranya 73 luka ringan dan delapan luka berat.

Pihak terkait memutuskan bahwa, 41 jenazah yang tewas dilakukan proses identifikasi di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Pihak RS pun mendirikan posko Ante Mortem, agar pihak keluarga bisa memberikan data guna mempercepat proses pencocokan identitas.

Amuk si jago merah sendiri muncul lantaran diduga terjadinya korsleting listrik. Lapas Kelas I Tangerang berisikan 2.072 orang. Lokasi yang terbakar berada di Blok C yang dihuni oleh 122 orang.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini