4 Fakta Penangkapan Terduga Teroris kelompok Jamaah Islamiyah

Lutfia Dwi Kurniasih, Okezone · Jum'at 10 September 2021 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 10 337 2469532 4-fakta-penangkapan-terduga-teroris-kelompok-jamaah-islamiyah-TnTAscHDmq.jpg ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Tiga orang terduga teroris di wilayah Bekasi Utara, Jawa Barat dan Jakarta Barat diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri, Jumat (10/9). Ketiganya saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mabes Polri terkait kasus terorisme.

Berikut fakta-fakta yang terungkap dari ketiga orang terduga terorisme tersebut.

(Baca juga: Warga Sumpahi Pembunuh Tuti dan Amalia Hidup Sengsara, Yoris Menjerit Histeris)

1. Diringkus di Wilayah Berbeda

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan membeberkan inisial ketiga orang terduga teroris itu yakni MEK, S dan SH.

Dijelaskan ketiganya berhasil diringkus di wilayah berbeda. MEK dan S diringkus di wilayah Harapan Jaya, Bekasi Utara.

Sementara SH, ditangkap di Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Ia pun menyebut tiga orang terduga teroris ini merupakan kelompok jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI).

2. Anggota Dewan Syuro Kelompok Jl

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, salah satu terduga teroris berinisial SH yang ditangkap di Jakarta Barat adalah anggota Dewan Syuro kelompok Jamaah Islamiyah.

"SH merupakan anggota dewan syuro JI," pungkasnya.

(Baca juga: Terduga Teroris yang Ditangkap Ternyata Dewan Syuro Jamaah Islamiyah)

3. Dikenal Aktif di Lingkungan Masyarakat

Sudah lebih dari 30 tahun tinggal di lingkungan masyarakat, terduga teroris memiliki kebiasaan yang sangat positif dan selalu bersosialisasi dengan masyarakat dalam kegiatan keagamaan. Terduga teroris itu juga sering menjadi imam sholat berjamaah di masjid.

Terduga teroris kedua diamankan di Jalan Bangau XI, RT 3 RW 23, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. "Terduga teroris sudah dari kecil tinggal di sini. Dia bekerja di wilayah Jakarta Timur, tidak ada yang aneh dengan aktivitasnya. Makanya saya kaget banget,” kata Ketua RT 03 Kelurahan Harapan Jaya Haris Fadilah (55).

4. Tidak Ada Perlawanan

Ketua RT 4 setempat, Nurlaila membenarkan penangkapan terhadap SH yang merupakan Dewan Syuro Jamaah Islamiyah (JI).

"Awalnya saya tidak tahu. Saya cuma dihubungi (petugas kepolisian) dia cuma ingin ke wilayah saya nyari warga atas nama ini (SH)," ujarnya saat ditemui wartawan.

Ia mengaku tak diberitahu alasan polisi mendatangi rumah warganya tersebut. Kendati demikian, saat ditangkap, SH dan keluarga tampak kooperatif. "Aman-aman aja. Enggak ada sama sekali perlawanan dari pihak keluarga," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini