Pemerintah Susun Kebijakan Pergeseran dari Pandemi Covid-19 ke Endemi

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 10 September 2021 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 10 337 2469075 pemerintah-susun-kebijakan-pergeseran-dari-pandemi-covid-19-ke-endemi-JqsmV1B2LE.jpg Moeldoko (Foto: Okezone)

JAKARTA — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengungkapkan, pemerintah masih menyusun kebijakan pergeseran dari pandemi Covid-19 ke endemi. Namun, salah satu kalkulasi yang harus dipertimbangkan adalah munculnya varian-varian baru.

Karena itu, Moeldoko meminta masyarakat tidak bereuforia berlebihan dengan tren perbaikan penanganan Covid-19. Jangan sampai kebijakan PPKM Darurat diberlakukan lagi gara-gara peningkatan mobilitas yang menyebabkan lonjakan kasus.

"Meski optimis, kita harus tetap hati-hati," ucap Moeldoko dikutip dari keterangan tertulisnya pada Jumat (10/9/2021).

Baca Juga:  Mobilitas Mulai Meningkat, Moeldoko: Jangan Sampai PPKM Darurat Diberlakukan Lagi!

Walaupun Covid-19 mengubah sektor dengan sangat cepat dan semua negara gagap menghadapinya, Moeldoko mengatakan bahwa pemerintah Indonesia selalu bersiap menghadapi pandemi dengan tiga kebijakan besar.

Pertama, melalui pendekatan kesehatan, di mana tidak boleh banyak orang yang meninggal akibat Covid-19. Kedua, melalui pendekatan perut, di mana jangan ada perut masyarakat yang kosong.

Terakhir, melalui pendekatan insentif, di mana jangan sampai usaha baik koperasi maupun korporasi berhenti akibat pandemi.

Moeldoko juga menyebutkan tentang positivity rate Indonesia per 6 September yang sudah turun menjadi 6,97%. Angka ini menurun drastis dari positivity rate pada Juli Agustus yang berada di atas 15%.

Baca Juga:  Gubernur Anies Ajak Warga Jakarta Laporkan Pelanggaran Prokes

Ini artinya, tinggal sedikit lagi bagi Indonesia untuk mencapai batas 5% WHO yang mengindikasikan situasi pandemi sudah terkendali.

“Kita membuktikan bahwa kita bisa melakukan hal itu. Memang kadang kita harus dipaksa masuk ke kondisi krisis dulu, baru kita bisa melakukan hal yang luar biasa,” pungkas Moeldoko.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini