KPK Selidiki Perintah Bupati Banjarnegara untuk Atur Keuangan di PT Bumi Redjo

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 09 September 2021 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 337 2468757 kpk-selidiki-perintah-bupati-banjarnegara-untuk-atur-keuangan-di-pt-bumi-redjo-BqXPvsjwnn.jpg KPK. (Foto : Okezone)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik perintah Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono (BS), dalam pengaturan keuangan di PT Bumi Redjo (PT BR). Perintah itu diselisik penyidik lewat kasir PT Bumi Redjo, Susi Widiyanti.

Susi diperiksa penyidik dalam kapasitasnya sebagai saksi di Gedung Perwakilan BPKP DI Yogyakarta, pada Rabu, 8 September 2021. Ia diperiksa atas kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Banjarnegara.

"Susi Widiyanti (Kasir PT Bumi Redjo), yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait administrasi pencatatan penerimaan dan pengeluaran uang atas perintah tersangka BS," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (9/9/2021).

Tak hanya kasir PT Bumi Redjo, penyidik juga telah mengantongi keterangan dari Komisaris PT Sambas Wijaya, Eling Purwoko dan Direktur Utama PT Buton Tirto Baskoro, I Putu Doddy. Keduanya diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam pengusutan kasus ini.

Terhadap Eling Purwoko, penyidik telah mengantongi pengakuannya soal dugaan adanya kewajiban surat dukungan dari PT Sambas Wijaya bagi para peserta lelang untuk mengerjakan paket pekerjaan di Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2017 sampai 2018.

"Eling Purwoko (Komisaris PT. SAMBAS WIJAYA), yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya kewajiban berupa surat dukungan dari PT SW (Sambas Wijaya) bagi para peserta lelang untuk mengerjakan paket pekerjaan di Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2017 sd 2018," terangnya.

Sedangkan I Putu Doddy, didalami keterangannya soal keikutsertaan PT Buton Tirto Baskoro dalam pengerjaan proyek di Kabupaten Banjarnegara.

"Yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain mengenai paket pekerjaan yang pernah dikerjakan oleh PT BTB (Buton Tirto Baskoro) di Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2017 sd 2018," tuturnya.

Baca Juga : KPK Selisik Pemberian Duit Syarat Jadi Kades kepada Bupati Probolinggo

Sebagaimana diketahui, KPK telah menetapkan Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono dan orang kepercayaannya, Kedy Afandi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara, Jawa Tengah, Tahun 2017-2018.

Budhi diduga memerintahkan Kedy untuk mengatur proyek pekerjaan infrastruktur di Banjarnegara. Budhi juga diduga mengarahkan Kedy untuk menetapkan adanya komitmen fee terhadap para pengusaha yang ingin menggarap proyek infrastruktur di Banjarnegara.

Tak hanya itu, Budhi juga diduga berperan aktif dengan ikut langsung dalam pelaksanaan pelelangan pekerjaan infrastruktur. Diantaranya, membagi paket pekerjaan di Dinas PUPR dengan mengikutsertakan perusahaan milik keluarganya, dan mengatur pemenang lelang.

Salah satu perusahaan milik keluarga Budhi yang ikut dalam proyek infrastruktur di Banjarnegara yakni PT Bumi Redjo. Budhi diduga telah menerima komitmen fee atas berbagai pekerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara, sekitar sejumlah Rp2,1 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini