3 Hal Ini Harus Dipatuhi Daerah Agar Bisa Turunkan Level PPKM

Widya Michella, MNC Media · Rabu 08 September 2021 22:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 337 2468400 3-hal-ini-harus-dipatuhi-daerah-agar-bisa-turunkan-level-ppkm-35k91ljuZ1.jpeg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Juru bicara penanganan dan vaksinasi COVID-19 untuk pemerintah, dr Reisa Broto Asmoro mengingatkan masyarakat untuk mempelajari tiga hal dari wilayah level 2 yang hingga kini masih konsisten menjaga penurunan kasus covid-19 di daerah yaitu dengan cara memakai masker, gencarkan vaksin serta batasi dan seleksi mobilitas.

"Pertama ketat galakan disiplin protokol kesehatan (Prokes) dengan memakai masker selain tentunya menghindari diri kita dari droplet berguna juga mengurangi resiko kita untuk menghirup udara berpolusi dan jadikan masker sebagai trend fashionable tentunya dengan memperhatikan tingkat filtrasi dan efektivitas masker,"ucap dr. Reisa dalam siaran pers PPKM disiarkan melalui akun youtube, Rabu,(08/09/2021).

Kedua, gencarkan vaksinasi dari pintu ke pintu terutama vaksinasi untuk lansia dan penyandang disabilitas dimana dua kelompok ini yang jumlah vaksinasinya masih kurang cepat bertambah setiap harinya.

"Sisir juga tenaga pendidikan agar semua segera tervaksinasi dan pembelajaran tatap muka (PTM) pun dapat dilaksanakan dengan cepat,"paparnya.

Ketiga, membatasi dan menyeleksi mobilitas dengan menggunakan aplikasi pedulilindungi untuk masuk ke fasilitas umum masyarakat. Pada aplikasi pedulilindungi juga dapat melakukan skrining untuk masuk ke pusat perbelanjaan,industri, sarana olahraga, ruang publik lainnya.

Sebanyak 20 juta orang berhasil menyeleksi ratusan ribu orang yang seharusnya istirahat di rumah karena tidak sehat dan tidak sebaiknya melakukan aktivitas di ruang publik.

"Tanpa alat bantu pendeteksi tingkat kesehatan individu-individu yang masuk kedalam fasilitas umum penularan akan terjadi, dapat menciptakan kelas terbaru dan kemudian membahayakan keluarga di rumah. Oleh karena itu pemerintah mengimbau agar masyarakat beraktivitas pada tempat yang sudah menggunakan aplikasi pedulilindungi sehingga dapat mengurangi risiko tertular karena covid-19,"paparnya.

Pada kesempatan itu juga ia menjelaskan situasi pandemi di Jawa-Bali terus mengalami penurunan yang signifikan dimana Menko Marives, Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan mayoritas kabupaten dan kota di Jawa Bali sudah turun dari level 4 ke level 3 dan 2 diantaranya adalah DIY Yogyakarta yang berhasil turun ke level 3 dan tinggal 11 kota kabupaten di jawa bali yang masih berada di level 4 termasuk Bali.

"Berita yang sangat baik terjadi peningkatan yang signifikan pada jumlah kabupaten dan kota yang masuk kategori level 2 meningkat sebelumnya dari 27 menjadi 43 kabupaten kota. Walaupun begitu tetap wanti-wanti kita agar jangan berlebihan merayakan perkembangan baik ini karena kita masih berada dalam situasi pandemik,"pesannya.

Ia menilai keras dan gotong-royong untuk penanganan covid-19 belum selesai ditambah apabila euforia dibiarkan dengan kendornya disiplin menjalani prokes seperti mulai sering melepas masker, bertemu orang di tempat umum, menjadi jarang cuci tangan, lupa untuk menjaga jarak, dan mulai coba-coba berkerumun.

"Kami ingatkan kelengahan sekecil apapun yang kita lakukan ujungnya akan menjadi lonjakan kasus dan apabila terjadi RS dan nakes kewalahan persediaan obat-obatan makin menipis dan tingkat kesembuhan akan menurun,"ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini