Kemenkes: Vaksinasi "Boster" untuk Masyarakat Masih Perlu Dikaji Lebih Lanjut

Antara, · Rabu 08 September 2021 22:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 337 2468377 kemenkes-vaksinasi-boster-untuk-masyarakat-masih-perlu-dikaji-lebih-lanjut-LO67Sh0HBQ.jpg Foto: Illustrasi Freepick

JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan pemberian vaksin Covid-19 booster untuk masyarakat umum masih perlu kajian lanjutan.

"Untuk masyarakat nonkesehatan masih perlu dikaji lebih lanjut, diperlukan perencanaan sendiri. Tentunya kita menotifikasi penurunan kasus setelah enam bulan," ujar dia dalam webinar 'Vaksinasi Covid-19 Kini dan Nanti' yang dipantau dari Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Baca juga:  Pekan Depan, Gubernur Anies Bakal Umumkan Teknologi Pencegah Penyebaran Covid-19

Namun, kata dia, diperlukan data lebih lengkap untuk menentukan apakah dalam penanganan Covid-19 diperlukan pemberian vaksinasi tambahan pada masyarakat umum.

Menurut rekomendasi Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Nadia menjelaskan pada prinsipnya vaksin booster diperuntukkan bagi para tenaga kesehatan (nakes) untuk mengatasi keadaan darurat dikarenakan banyak dari mereka yang terpapar Covid-19.

 Baca juga: Serbuan Vaksinasi Covid- 19 TNI AL dan MNC Peduli Sasar Ribuan Warga Yogyakarta

Para nakes, kata dia, memiliki risiko keterpaparan Covid-19 yang tinggi dikarenakan rutinitas menangani pasien.

Para nakes tersebut dikhawatirkan menjadi sumber penularan di luar fasilitas kesehatan, sehingga perlu untuk diberikan dosis vaksin Covid-19 ketiga.

"WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) dan Badan Imunisasi Global belum merekomendasikan dosis ketiga kepada masyarakat, sampai selesai kajian monitoring selama 12 bulan pascavaksinasi," ujar Nadia.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini