Pemerintah Bakal Bangun Lapas Baru di Tanah Hasil Sitaan Kasus BLBI

Hasan Kurniawan, Okezone · Rabu 08 September 2021 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 337 2468235 pemerintah-bakal-bangun-lapas-baru-di-tanah-hasil-sitaan-kasus-blbi-UbznwCklh3.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (Foto : Okezone.com)

TANGERANG - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, mendatangi Lapas Kelas 1A Tangerang.

Dalam kunjungannya itu, Mahfud MD mengatakan, bahwa lapas telah over kapasitas. Hal ini menjadi penekanannya saat melakukan kunjungan ke lokasi kebakaran di Lapas Tangerang itu.

"Kalau melihat jumlah korban, melihat peristiwa ini, ada dua hal. Pertama korbannya itu dari 41, sebanyak 40 orang tindak pidana narkoba, 1 terorisme," katanya di lokasi, Rabu (8/9/2021).

Baca juga:  Menkumham : Lapas Tangerang Overkapasitas hingga 400%

Dilanjutkan dia, yang kedua hunian penjara di Lapas Tangerang sudah over kapasitas. Pemerintah pun berencana menambah jumlah lapas di Indonesia

"Untuk itu kami sedang mendiskusikan tadi. Sebenarnya saya sudah lama bicara ini dengan Kemenkumham, dan melihat ke daerah-daerah tertentu, beberapa lapas sudah tidak kondusif," ungkapnya.

Baca juga:  Terungkap! Lapas Tangerang Hanya Dijaga Belasan Petugas saat Kebakaran

Dari total sekira 200 ribu warga binaan di Indonesia, sebanyak 50% nya merupakan pengguna narkoba. Hal ini diakuinya akan jadi perhatian dari pemerintah.

"Yang kedua over kapasitas. Saya sudah keliling dari tahun 2004 saat jadi anggota DPR melihat lapas kita penuh. Jadi satu kamar isinya bisa 20-30 orang. Bahkan ada ruangan kamar kecil, isinya 40 orang dan itu semuanya narkoba," jelasnya.

Sebagai solusi atas persoalan itu, dia mengatakan akan membangun lapas baru di tanah-tanah BLBI yang saat ini dikuasai oleh pemerintah.

"Kami berencana segera membangun lapas-lapas baru, itu sudah 2004 dibicarakan terus, tapi selalu gak jadi dengan pertimbangan anggaran dan lain-lain. Tadi saya dengan Kemenkum HAM bicarakan ini lagi," ungkapnya.

Diakui Mahfud, rencana pembangunan lapas kerap menemui kendala dan tidak pernah terwujud karena persoalan dana. Pihaknya berinisiatif mencarikan tanah itu untuk pembangunan lapas.

"Saya bilang nanti saya cari tanahnya. Jadi tanah-tanah yang dari BLBI yang kami kuasai itu, akan digunakan untuk membangun lapas," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini