Mahfud MD Kenang Dinasehati Gus Dur dengan Cara Jenaka

Riezky Maulana, iNews · Rabu 08 September 2021 06:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 08 337 2467818 mahfud-md-kenang-dinasehati-gus-dur-dengan-cara-jenaka-PUtJdYsThx.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD didapuk sebagai tamu kehormatan dalam acara proklamasi Hari Humor Nasional, Selasa 7 September 2021. Acara ini digelar oleh Institut Humor Indonesia Kini (IHIK3) dan Perhimpunan Pencinta Humor (PERTAMOR),

Mahfud menyebut, saat dirinya menjadi Menteri Pertahanan di era Kabinet Persatuan Nasional sering mendapat nasehat Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dengan cara-cara yang jenaka.

"Gus Dur itu kadang kala memberi nasehat dan mengekpresikan sesuatu dengan humor dan orang tidak marah," tutur Mahfud dalam keterangannya, Rabu (8/9/2021).

Acara prolamasi hari humor nasional yang digagas Jaya Suprana ini, bertepatan dengan hari lahir Presiden Indonesia keempat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Baca juga: Mahfud MD Ungkap Alasan PON Digelar di Papua

Yasser Fikry sebagai pemandu acara mempersilahkan putri sulung Gus Dur, Inayah Wahid membacakan teks proklamasi hari humor nasional atau proklamasi ketawa dengan kalimat yang unik dan jenaka.

"Proklamasi Ketawa disingkat Proketawa, kami bangsa Indonesia yang katanya ramah, yang katanya bersatu, yang katanya beradab, yang katanya sangat toleran, menyatakan bahwa hahahaha adalah Hak Asasi Manusia selama hahahaha itu berlandaskan humor," ucap Inayah.

"Karena hahahaha yang tidak berlandaskan humor adalah upaya penyelewengan terhadap hahahaha, sedangkan hahahaha tanpa sebab adalah kegilaan," imbuhnya.

Baca juga: Warganet Adukan Pungli di Samsat, Mahfud MD: Saya Minta Datanya

Inayah ternyata mampu memecah tawa para undangan yang hadir secara virtual. Ia pun menuturkan, barang siapa mencintai Gus Dur niscaya hidupnya jenaka dan barang siapa yang tidak mencintai Gus Dur maka tidaklah kenapa-kenapa.

"Bersamaan dengan ini saya menyatakan 7 September 2021 sebagai hari humor Indoensia. Demikian jika ada satu bahasa yang dipahami semesta, bahasa itu pasti bahasa tawa. Semoga bisa kita hahahakan bersama," ujarnya.

Sementara itu, Kyai Mustofa Bisri atau Gus Mus yang turut hadir menjelaskan, akhir-akhir ini di Indonesia berbagai ujaran kebencian banyak bertebaran di media sosial.

Menurut dia, hal itu berpotensi membuat imunitas masyarakat Indoensia menurun secara drastis.

"Hari humor ini mari kita mulai mencoba menolong saudara-saudara kita, meningkatkan imunitas mereka. Menurut saya humor ini bisa meningkatkan imunitas kita. Begitu kita tersenyum secara agama kita dapat pahala, secara sosial kita bisa menyenangkan orang lain dan secara pribadi dapat meningkatkan imunitas kita," jelas Gus Mus.

Baca juga: Mahfud MD: Perguruan Tinggi Harus Jadi Benteng Budaya!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini