Share

Buronan Kasus Korupsi Joko Sutrisno Ditangkap Kejagung

Antara, · Selasa 07 September 2021 23:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 337 2467748 buronan-kasus-korupsi-joko-sutrisno-ditangkap-kejagung-HNJbM9fskS.jpg Kejagung tangkap buronan korupsi Joko Sutrisno (Foto: Antara/Kejagung)

JAKARTA - Tim gabungan Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menangkap buronan Joko Sutrisno. Dia ditangkap karena terlibat korupsi Pelaksanaan Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK XVII dan Pameran SMK pada Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdiknas 2009.

"Joko Sutrisno ditangkap di Jalan Matoa Raya Nomor 18, Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta Jawa Tengah pada Selasa pukul 14.00 WIB," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak di Jakarta, Selasa (7/9/2021).

Baca Juga:  Terungkap! Ini Alasan Nama Harun Masiku Tak Dipublikasi di Situs Interpol

Loenard mengatakan, pria kelahiran 8 Juni 1959 berstatus Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pendidikan Kebudayaan itu merupakan buronan Kejati DKI Jakarta. Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1559K/Pid.Sus /2012 tertanggal 18 Oktober 2021, terpidana Joko Sutrisno dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi terkait Pelaksanaan LKS SMK XVII dan Pameran SMK 2009 pada Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional.

Leonard menuturkan, Joko Sutrisno melanggar Pasal 3 Ayat (1) juncto Pasal 18 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999.

Kemudian juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP, sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.838.123.000.

Leonard menambahkan, hakim menjatuhi pidana penjara selama tiga tahun serta denda sebesar Rp200 juta subsidair enam bulan kurungan kepada Joko Sutrisno.

Leonard mengungkapkan, Joko Sutrisno tidak memenuhi panggilan Jaksa Eksekutor Kejati DKI Jakarta sehingga dimasukkan daftar pencarian orang (DPO), kemudian petugas menangkap terpidana.

"Joko Sutrisno akan dibawa ke Jakarta oleh Tim Jaksa Eksekutor dengan mematuhi protokol kesehatan," ujar Leonard.

Baca Juga:  Tertunduk Lesu, Buron Kakap Hendra Subrata Bungkam saat Tiba di Gedung Kejagung

Leonard mengimbau melalui program Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan kepada seluruh DPO kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini