Share

Viral Selembar Sertifikat Vaksin pada Zaman Kekaisaran Turki Usmani

Tim Okezone, Okezone · Selasa 07 September 2021 18:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 337 2467648 viral-selembar-sertifikat-vaksin-pada-zaman-kekaisaran-turki-usmani-cuF9liaUWi.jpg foto: istimewa

JAKARTA - Beredar selembar sertifikat vaksin pada Zaman Kekaisaran Turki Usmani di kalangan warga +62 alias di aplikasi WhatsApp. Namun, keasliannya masih dipertanyakan.

Wabah Covid-19 masih mewabah di seluruh dunia. Sejumlah negara pun mewajibkan warganya agar vaksin untuk membantu menciptakan herd immunity atau membangun perlindungan tubuh. Dan saat ini, sebagai syarat perjalanan warga diwajibkan menunjukan sertifikat vaksin.

Baca juga:  Viral Video Gadis Kecil Diarak Telanjang, Ritual Minta Hujan India Jadi Sorotan

Namun, dokumen serupa juga sempat dipublikasikan oleh Sloboden Pechat. Pada laman tersebut dijelaskan pada era Kekaisaran Ottoman atau Kekaisaran Turki Usmani, terdapat sertifikat guna membuktikan seseorang divaksinasi.

Dikutip Selasa (7/9/2021), sertifikat kuno mengenai vaksinasi tersebut ditulis dalam abjad Arab resmi dan juga dalam bahasa Prancis. Tertera bahwa sertifikat kuno berasal dari tahun 1908, ketika hanya dua vaksin yang ditemukan - campak dan wabah.

Baca juga:  Heboh! Dua 'Tuyul' Ini Terekam CCTV Mencuri Kotak Amal Masjid

Sertifikat kuno tersebut berisikan mengenai konfirmasi vaksinasi terhadap wabah penyakit pada masa Kesultanan Utsmaniyah di era pemerintahan Sultan Abdulhamid II tahun 1326 H. Sertifikat kuno itu membubuhkan stempel Abdulhamid Khan bin Abdulmejid al-Muzafer daima.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Pada sertifikat kuno yang ditampilkan pada laman tersebut, mencatat rincian orang yang divaksinasi, salah satunya kasus seorang anak berusia 10 tahun dari ibu kota, Istanbul. Tercatat dalam sertifikat kuno bahwa nama bocah malang tersebut adalah Ismail Efendi. ”Nama Ayah: Mehmed Aga. Pekerjaan: Pengemudi.”’ Dalam dokumen itu, juga menyebutkan alamat tempat tinggal si bocah.

“Secara sukarela dan tanpa paksaan, vaksinasi dilakukan untuk kedua kalinya kepada orang yang disebutkan untuk perlindungan dari epidemi dan sertifikat ini diserahkan kepadanya pada 13 Oktober 1326 Hijrah. Tertanda Petugas Vaksinasi: Mustafa bin Hussein", demikian keterangan ke sertifikat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini