5 Fakta Dugaan Penistaan Agama Yahya Waloni, Kini Masuki Babak Baru

Mohammad Adrianto S, Okezone · Selasa 07 September 2021 19:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 337 2467393 5-fakta-dugaan-penistaan-agama-yahya-waloni-kini-masuki-babak-baru-sWmNoXeJ6R.jpg Yahya Waloni. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Tokoh agama Ustadz Yahya Waloni mengajukan permohonan gugatan praperadilan atas kasus ujaran kebencian dan penodaan agama, Senin (6/9/2021).

Terdapat sejumlah fakta mengenai babak baru dari kasus ini, berikut rangkumannya:

1. Ajukan Praperadilan

Menurut Kuasa hukum Ustadz Yahya Waloni, Abdullah Alkatiri, permohonan gugatan praperadilan ini telah diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (6/9/2021) pagi. Dia menganggap, kliennya itu ditetapkan sebagai tersangka hingga ditahan tanpa adanya pemanggilan dan pemeriksaan terlebih dahulu sebagaiman yang diatur dalam KUHAP.

"Penangkapan yang tidak sesuai due process of law dapat dibenarkan pada kejahatan kejahatan yang luar biasa (Extra Ordinary Crime) seperti Teroris, Narkoba, Human Trafficking ataupun kejahatan yang tertangkap tangan," kata Abdullah.

Menanggapi gugatan praperadilan, Polri siap untuk menghadapi praperadilan tersebut.

"Hak dari tersangka, nanti kami uji di pengadilan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

2. Tersangka Sejak Mei

Bareskrim Polri ternyata sudah menetapkan Ustadz Yahya Waloni sebagai tersangka kasus dugaan penodaan agama dan UU ITE sejak bulan Mei 2021 silam.

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers Jumat (28/8/2021), proses penyelidikan Ustadz Yahya Waloni sudah dilakukan sejak April, dan bulan Mei sudah menjadi tersangka.

Baca juga: 

Yahya Waloni dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45a ayat (2) UU ITE atau Pasal 156a KUHP dan terancam penjara hingga enam tahun.

3. Baru Ditangkap Agustus

Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Mei, Ustadz Yahya Waloni baru ditangkap (26/8)

. Tidak ada perlawanan yang dilakukan oleh Ustadz Yahya Waloni saat proses penangkapan.

4. Sempat Alami Pembengkakan Jantung

Sehari setelah penangkapan, Ustadz Yahya Waloni dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur karena mengalami pembengkakan jantung.

5. Hoaks Berita Meninggal Dunia

Sempat beredar rumor bahwa Ustadz Yahya Waloni telah meninggal dunia. Namun, informasi ini dibantah oleh Polri dan pihak rumah sakit.

"Terkait kondisi Yahya Waloni, saat ini yang bersangkutan sehat wal afiat, dan saat ini masih berada di RS Polri didampingi keluarga dan pengacaranya," jelas Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Jakarta, Jumat (3/9). Begitupun pihak rumah sakit yang menyatakan kabar Ustadz Yahya Waloni meninggal dunia itu hoaks.

"Terkait kondisi Yahya Waloni, saat ini yang bersangkutan sehat Wal Afiat, dan saat ini masih berada di RS Polri didampingi keluarga dan pengacaranya," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini