Kerumunan di Bar Holywings Jaksel, Satgas IDI: Pemandangan yang Memilukan

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 07 September 2021 09:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 337 2467281 kerumunan-di-bar-holywings-jaksel-satgas-idi-pemandangan-yang-memilukan-GrKI861Qs1.jpg Kerumunan di Bar Holywings. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Viral video yang memperlihatkan kerumunan orang menikmati live musik tanpa protokol kesehatan di sebuah Bar & Resto Holywings yang berada di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan. Padahal, saat ini, Jakarta masih berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban menyesalkan adanya kerumunan ini. Padahal saat ini kasus Covid-19 di Indonesia sedang mengalami penurunan.

“Sejujurnya saya sedang senang ketika tahu BOR rumah sakit rujukan Covid-19 turun jadi 20 persen dan Indonesia turun ke nomor 13 di Worldometers. Tapi langsung mengerutkan dahi saat melihat video kerumunan seperti ‘konser’ pra-Covid-19 di Holywings. Pemandangan yang memilukan,” ungkap Zubairi lewat media sosial miliknya, dikutip Selasa (7/9/2021).

Baca juga: Kerumunan di Holywings Kemang Berujung Penutupan hingga Sanksi Rp50 Juta

Diketahui, saat ini perkembangan pandemi Covid-19 per 6 September 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 13.049.

Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 3,8 juta orang sembuh atau tepatnya 3.850.689 orang (93,2%).

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang lagi sebanyak 9.248 kasus dan totalnya menurun menjadi 146.271 kasus (3,5%). Sedangklan pasien terkonfirmasi positif bertambah 4.413 kasus dan kumulatifnya mencapai 4.133.433 kasus.

Di samping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 612 kasus dan kumulatifnya mencapai 136.473 kasus (3,3%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 152.942 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 108.666 kasus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini