4 Kasus Perusakan Makam di Indonesia, Ada yang untuk Pembukaan Lahan

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Selasa 07 September 2021 06:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 337 2467147 4-kasus-perusakan-makam-di-indonesia-ada-yang-untuk-pembukaan-lahan-uKWOoxyTqg.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Akhir-akhir ini terjadi beberapa kasus perusakan makam yang dilakukan dengan motif tertentu. Pelakunya pun memiliki usia yang beragam dan berasal dari kalangan tertentu.

TPU (Tempat Pemakaman Umum) tentunya tempat peristirahatan terakhir yang tetap harus dijaga kerapian, keindahan, dan kebersihannya. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini merupakan beberapa kasus perusakan makam yang pernah terjadi di Indonesia.

1. TPU di Banyuwangi

Warga Desa Yosomulyo Banyuwangi digegerkan oleh perusakan puluhan makan yang terjadi 4 September 2021 lalu. Makam ini dirusak di bagian nisan, dan bahkan ada yang dibongkar. Makam yang paling banyak di bongkar terletak di sebelah Barat TPU.

Warga setempat menduga perusakan ini dilakukan dengan sengaja bermotif membuka lahan pemakaman baru. Perwakilan warga juga sudah melaporkan hal ini ke perangkat desa. Hingga saat ini, kasus ini masih dalam penyelidikan dan belum diketahui motif khusus dari perusakan yang dilakukan.

2. TPU Cemoro Kembar

Kasus perusakan makam juga terjadi bulan Juni lalu di TPU Cemoro Kembar, Solo. Perusakan ini dilakukan oleh sejumlah murid di rumah mengajar (Kuttab) yang masih berstatus anak di bawah umur. Pengasuh Lembaga Pendidikan menegaskan bahwa tidak ada kesengajaan dalam perusakan 12 nisan makam ini.

Namun, beberapa investigator menduga kejadian ini terjadi karena salah satunya adalah adanya sikap intoleransi. Permasalahan ini diselesaikan secara diversi karena pelaku belum berumur 18 tahun. Saat ini tempat belajar Kuttab sudah dipindahkan dan terlihat tidak ada aktivitas di wilayah tersebut.

3. TPU Wilayah Magelang

Perusakan makam ini terjadi pada tahun 2019 silam. Perusakan ini dilakukan di tiga tempat TPU di Wilayah Magelang, Jawa Timur yaitu TPU Giri Damoloyo, TPU Kampung Kiringan, dan TPU Kampung Malangan. Pelaku berinisial FKB berhasil ditangkap saat sedang melaksanakan aksi perusakan makam di wilayah Jalan Telaga Warna.

Polisi magelang menyebutkan bahwa pelaku yang merusak 21 buah nisan merupakan orang yang sebelumnya merupakan pasien rumah sakit jiwa.

Nisan yang dirusak terdiri dari 18 nisan makam non-muslim dan 3 nisan makam muslim. Meskipun pelaku sudah ditangkap, polisi masih belum menyimpulkan apa motif dari pelaku melakukan perusakan ini.

4. TPU Malang

Perusakan makam berikutnya terjadi di Desa Pait, Kasembon, Kabupaten Malang. Terdapat beberapa makam yang dirusak yang membuat warga setempat merasa geram. Warga menduga makam ini secara sengaja dirusak oleh orang yang tidak dikenal di malam hari.

Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto menyelidiki kejadian ini, namun taka ada satupun saksi yang mengetahui kronologi saat perusakan terjadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini