Share

Luhut: Kita Jangan Pernah Jumawa dengan Penurunan Kasus Covid-19

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 06 September 2021 19:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 337 2467090 luhut-kita-jangan-pernah-jumawa-dengan-penurunan-kasus-covid-19-UE2zvJ0m4U.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Hingga 6 September 2021 angka kasus Covid-19 terus mengalami penurunan. Bahkan, dalam sehari penambahan kasus Covid-19 telah di bawah 5.000 kasus. Bahkan, angka kesembuhan pun tiga kali lipat dari angka penambahan kasus Covid-19.

Namun, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar masyarakat tidak jumawa terhadap penurunan angka Covid-19 saat ini.

“Dan kita jangan pernah jumawa, bahwa kita seolah-olah sudah selesai mengatasi ini. Perjalanan masih panjang, kita harus bisa melalui rintangan-rintangan ini bila kita semua disiplin,” tegas Luhut dalam Konferensi Pers secara virtual, Senin (6/9/2021).

Selain itu, Luhut mengatakan bahwa pandemi telah mengajar kepada kita semuanya untuk mencari titik keseimbangan antara gas dan rem seperti yang selalu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Keseimbangan antara kepentingan kesehatan dan perekonomian harus disikapi secara teliti dan hati-hati,” jelasnya.

Luhut juga menegaskan dalam mengambil keputusan pemerintah harus merujuk kepada data serta kepada ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru.

“Eksekusinya juga dilakukan secara bertahap bertingkat dan berlanjut. Dan tidak ada yang kita kerjakan tidak terpadu. Ini rakyat Indonesia juga paham bahwa Presiden ingin jangan naik lagi Covid ini.”

“Di akhir kata, saya juga tentu tidak bosan mengajak agar kita semua menjadikan doa sekaligus berupaya untuk tidak lengah dalam penerapan protokol kesehatan. Dan selanjutnya Semoga Tuhan yang maha kuasa selalu memberikan kesehatan, kekuatan dan diridhai serta memberikan kemudahan kita semua agar kita semua dapat keluar dari pandemi Covid-19 ini,” tegas Luhut.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini