6 Fakta Orangtua Cungkil Mata Anak demi Pesugihan, Terancam 10 Tahun Penjara

Lutfia Dwi Kurniasih, Okezone · Senin 06 September 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 337 2466930 6-fakta-orangtua-cungkil-mata-anak-demi-pesugihan-terancam-10-tahun-penjara-UuFOogu9Yk.jpg Bocah 6 tahun jadi korban tumbal pesugihan. (Foto: Bugma)

GOWA – Tak habis pikir, orangtua tega mencungkil bola mata anak perempuannya yang baru berusia 6 tahun. Insiden mengerikan itu terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu 4 September 2021. 

Berikut fakta kasus yang menggemparkan masyarakat ini: 

1. Pesugihan

Demi ritual pesugihan seorang anak perempuan beriniasial AP diduga dicungkil matanya oleh orangtuanya. Pelaku ditengarai terpengaruh ilmu hitam yang dianutnya. Penganiayaan anak perempuan di bawah umur tersebut dilakukan oleh ibu, ayah, paman dan kakek korban. 

2. Diduga Halusinasi

Dalam insiden ini diduga pelaku dalam kondisi halusinasi hingga tega melakukan aksi kekerasan dengan mencungkil mata anaknya sendiri. Ibu korban behalusinasi bahwa di dalam mata anaknya terdapat sesuatu yang harus dikeluarkan.

Hal itu membuatnya berusaha mencungkil mata korban hingga terluka dan berdarah. Oleh karena itu, untuk mengetahui motif lebih lanjut dan sebelum ditetapkan menjadi tersangka, kedua orangtua korban dibawa ke rumah sakit jiwa. 

3. Kekerasan di Rumah Pelaku

Aksi sadis itu dilakukan di rumah pelaku di Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa. Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffaruddin mengatakan, peristiwa penganiayaan terhadap AP terbongkar saat tetangga dan pamannya mendengar suara jeritan dari rumah korban. 

Baca juga: Bocah 6 Tahun Korban Pesugihan Orangtua Jalani Operasi Mata

“Seketika paman korban langsung mendatangi rumah dan melihat korban dalam kondisi mata dicongkel orang tuanya. Hingga kini aparat Polsek Tinggimoncong dan Polres Gowa terus menyelidiki dugaan pesugihan yang dilakukan oleh orangtua korban,” ujar Kapolres, Sabtu (4/9) 

4. Paman dan Kakek Jadi Tersangka

Paman korban, Saudding dan kakek korban, Basri langsung ditetapkan tersangka oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Gowa Sulsel, Senin (6/9/2021) pagi.

Keduanya ditetapkan tersangka karena diduga turut membantu aksi penganiayaan yang dilakukan ayah dan ibu kandung korban. Paman korban memegang bagian kepala dan kakek korban memegang bagian kaki.

5. Terancam 10 Tahun Penjara

Atas tragedi mengerikan ini para pelaku dijerat Pasal 44 Ayat 2 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT dengan ancaman kurungan maksimal 10 tahun penjara. 

6. Operasi Mata

Saat ini korban masih trauma dan bakal menjalani operasi mata untuk pengobatan. AP (6) akan menjalani operasi mata di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Program Kesejahteraan Sosial Anak Kementerian Sosial (Kemensos) Andi Ridwan Asnaj mengatakan, pihaknya memberikan perhatian khusus kepada korban untuk masa pemulihan. Pihaknya akan mendata kebutuhan pokok sang anak saat dirawat di RS.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini