Share

Waspada! Indonesia Akan Alami Posisi Tertinggi Matahari

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 05 September 2021 08:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 05 337 2466339 waspada-indonesia-akan-alami-posisi-tertinggi-matahari-1f4wqCkX2a.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Indonesia akan mengalami kulminasi matahari sebanyak dua kali pada tahun ini. Kulminasi pertama telah terjadi pada 20 Februari 2021 di Boa, Nusa Tenggara Timur hingga 4 April 2021, di Sabang, Aceh.

(Baca juga: Saat Air Mata Bung Karno Tumpah Usai Teken Hukuman Mati untuk Sahabatnya)

BMKG menyebut, untuk kulminasi kedua, akan terjadi dalam waktu dekat ini yaitu pada 7 September 2021, di Sabang, Aceh sampai dengan 21 Oktober 2021, di Boa, Nusa Tenggara Timur. Pada saat proses kulminasi utama sendiri dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan.

"Secara umum, kulminasi utama tahun 2021 di Indonesia terjadi antara 20 Februari 2021 di Boa, Nusa Tenggara Timur, hingga 4 April 2021, di Sabang, Aceh dan 7 September 2021, di Sabang, Aceh sampai dengan 21 Oktober 2021, di Boa, Nusa Tenggara Timur," tulis BMKG melalui akun resmi Instagram miliknya, Minggu (5/9/2021).

(Baca juga: Jenderal Andika Kabulkan Impian Hutasoit, Jadi Kolonel Jelang Pensiun)

Sekadar informasi, kulminasi dalam segi astronomi merupakan transit atau fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi langit. Saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai kulminasi utama.

Di mana, pada saat kulminasi utama, matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau titik Zenit. Oleh karenanya, bayangan benda tegak akan terlihat menghilang, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Oleh karenanya, kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(fmi)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini