Share

Coki Pardede Akhirnya Buka Suara, Berikut 5 Fakta Terbaru Kasusnya

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 04 September 2021 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 04 337 2466198 coki-pardede-akhirnya-buka-suara-berikut-5-fakta-terbaru-kasusnya-h8l3LHr6N2.jpeg Coki Pardede. (Foto: Instagram)

JAKARTA - Coki Pardede akhirnya angkat bicara usai terjerat kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Coki ditangkap Tim Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota di kediamannya di Jalan Foresta Raya, Pagedangan, Tangerang, Banten, pada Rabu 1 September 2021 malam.

Berikut sejumlah fakta terbaru kasus ini:

1. Meminta Maaf

Komika Coki Pardede meminta maaf kepada keluarga dan rekan kerjanya setelah ditangkap polisi terkait penyalahgunaan narkoba di kediamannya.

Coki mengatakan bahwa permintaan maaf kepada manajemen di tempatnya kerja itu karena penangkapan ini berdampak langsung kepada pekerjaannya. 

"Saya pertama-tama pengin minta maaf ke keluarga, terutama ayah dan ibu. Dan juga minta maaf selanjutnya kepada manajemen, karena memang ini langsung berinteraksi kepada pekerjaan saya," kata Coki Pardede, Sabtu (4/9/2021). 

Selain itu, pria yang berprofesi sebagai komika itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemarnya. Coki meminta agar para penggemarnya bersabar menunggu karya-karya sampai dirinya sembuh dari ketergantungan narkoba.

"Saya juga ingin meminta maaf kepada orang-orang yang menikmati karya-karya saya," ujarnya.

"Mohon bersabar dulu karena akan sedikit tertunda karya-karya yang bisa teman-teman nikmati karena ada urusan lebih penting yaitu kesembuhan saya dari adiksi terhadap obat-obatan terlarang," tambahnya.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Coki Pardede, Kurir Lebih Dahulu Dibekuk Polisi

2. Ingin Perbaiki Diri

Coki juga menghimbau agar masyarakat untuk tidak mengikuti perbuatan yang dia lakukan. Dia pun menyebut kasus tersebut biarlah menjadi pelajaran untuknya dan teman-teman di luar sana. 

Menurutnya, ketergantungan kepada obat terlarang itu tidak ada untungnya sama sekali. Dia pun berjanji ingin memperbaiki diri dan dapat menghibur penggemarnya lagi kelak.

"Biarlah saya belajar dulu, biarlah saya memperbaiki diri dulu, biar nanti saat saya kembari di panggung itu saya jadi lebih baik, jadi lebih bertanggung jawab, dan bisa menghibur teman-teman di luar sana dua atau tiga kali lipat dari saya yang sekarang," ucapnya.

3. Mengaku Sakit

Selain narkoba, Coki disebut-sebut memiliki kelainan seksual. Hal tersebut bermula saat video Coki digerebek ditangkap beredar. Dalam video itu diduga polisi menyebut Coki tengah menonton video bokep sesama jenis. Tidak hanya itu, dia juga disebut memakai sabu melalui dubur. 

Hal tersebut pun membuat banyak orang yang berspekulasi Coki memiliki orientasi seksual menyimpang. Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, Pratomo Widodo, pun kemudian membenarkan hal tersebut.

"Jadi begini, itu (LGBT) masalah pribadi ya. Jadi memang dia ada kelainan dalam dirinya," kata Pratomo di Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (3/9). 

Menurut Pratomo, Coki pun sudah mengakui ada sesuatu yang berbeda dari dirinya ketika menjalani pemeriksaan dari pihak kepolisian.

"Dia menyampaikan bahwa, 'saya sakit pak'. Iya, dia mengakui," terang Pratomo. 

4. Ditetapkan Tersangka

Polisi menetapkan Coki Pardede sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan narkoba. Selain itu, dua tersangka lain berinisial W dan AR juga turut ditetapkan menjadi tersangka.

"Untuk saat ini ada 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka termasuk W dan AR," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

5. Terancam 6 Tahun Penjara

Adapun Coki dan kedua tersangka lainnya akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 juncto Pasal 132 di UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman selama 6 tahun penjara.

"Ancaman hukuman 6 tahun penjara," ujar Yusri.

  1. Ditetapkan Tersangka

Polisi menetapkan Coki Pardede sebagai tersangka atas kasus penyalahgunaan narkoba. Selain itu, dua tersangka lain berinisial W dan AR juga turut ditetapkan menjadi tersangka.

"Untuk saat ini ada 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka termasuk W dan AR," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

  1. Terancam 6 Tahun Penjara

Adapun Coki dan kedua tersangka lainnya akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 juncto Pasal 132 di UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman selama 6 tahun penjara.

"Ancaman hukuman 6 tahun penjara," ujar Yusri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini