Share

Pembelajaran Tatap Muka Bisa Diperluas, Asal Tidak Ada Klaster Baru

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 03 September 2021 07:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 03 337 2465449 pembelajaran-tatap-muka-bisa-diperluas-asal-tidak-ada-klaster-baru-e23iYzbFh1.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah saat ini bisa dilaksanakan di daerah yang level 2 dan 3 Covid-19. Bahkan, pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan bahwa pembukaan PTM bisa diperluas lagi, namun dengan beberapa syarat.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi mengatakan pembelajaran tatap muka di sekolah bisa dibuka secara luas. Namun, dia menegaskan jika terjadi klaster penyebaran Covid-19 saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah, maka harus dilakukan langkah tegas dan cepat.

Sonny mengatakan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan pun telah menegaskan pembukaan PTM harus dilaksanakan dengan hati-hati. “Pak Luhut juga selaku koordinator sudah menyampaikan bahwa kita harus membuka secara hati-hati dan bertahap,” katanya dalam keterangan yang diterima, Kamis (3/9/2021).

Baca Juga : Satgas : Pemda Harus Fokus Turunkan Angka Kematian Covid-19

Bahkan, kata Sonny, arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga jelas bahwa dalam pembukaan PTM harus dilakukan dengan simulasi-simulasi terlebih dahulu sehingga mencegah terjadi klaster penyebaran Covid-19.

“Arahan bapak Presiden sudah jelas ya, secara terbatas dengan melakukan simulasi-simulasi dulu hingga kita tahu kesiapannya ya. Kita harus melakukan itu ya, kita harus melakukan lalu kemudian dievaluasi jangan sampai kemudian muncul klaster baru,” kata Sonny.

“Kalau ada klaster baru dari sekolah tentu diambil langkah-langkah yang tegas dan cepat,” tegasnya.

Karena itu, Sonny mengatakan pelaksanaan PTM saat ini masih akan terus dievaluasi. Jika berjalan dengan baik maka akan diperluas.

“Jadi kita melihat kita melakukan uji coba bertahap, secara kemudian terbatas untuk mengetahui apa saja kendala dan dilakukan PTM terbatas ini. Insya Allah kalau PTM ini berjalan dengan baik dan risiko penularan bisa kita tekan, maka bisa kita perluas. Jadi memang sangat melihat pada perkembangan penelitian yang ada,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini