Share

Jumlah Terbatas, Sejumlah Daerah Minta Vaksin Covid-19 Tidak Jadi Syarat Seleksi CPNS

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 02 September 2021 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 337 2465228 jumlah-terbatas-sejumlah-daerah-minta-vaksin-covid-19-tidak-jadi-syarat-seleksi-cpns-GmpLh78yHT.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

JAKARTA - Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan sesuai dengan rekomendasi Satgas Penanganan Covid-19 bahwa untuk peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS di wilayah Jawa dan Bali diwajibkan vaksinasi minimal dosis 1. Namun begitu Bima mengakui bahwa cakupan vaksinasi belum merata.

Dia mengaku beberapa daerah sudah mulai mengajukan surat ke BKN untuk mendapatkan dispensasi dalam pemberlakukan syarat wajib vaksinasi.

“Jadi ada beberapa bupati yang menyampaikan surat ke BKN agar mereka mendapatkan dispensasi untuk tidak menggunakan syarat vaksin itu karena memang vaksinnya belum mencukupi,” katanya di Kantor Pusat BKN, Kamis (2/9/2021).

Bima mengatakan surat resmi tersebut baru didapatnya dari Kabupaten Wonogiri. Namun begitu beberapa daerah sudah menyampaikan hal tersebut meski jadwal tes masih lama.

“Mereka sudah beberapa yg ngomong Pak kami akan mengirimkan surat karena masih lama ya. Tapi Wonogiri sudah menyampaikan bahwa untuk masyarakat yang lain pun, mereka masih sangat terbatas untuk vaksin pertama. Tak akan mencukupi dalam waktu sisa sampai tes itu untuk memberikan vaksin kepada para pelamar CPNS. Jadi mereka berkirim surat dan juga tembusannya dari Satgas Covid Wonogiri,” paparnya.

Baca Juga : Pasien Sembuh Virus Corona Hari Ini Berjumlah 21.208 Orang

Terkait hal tersebut dia mengatakan bahwa yang akan menentukan kewajiban syarat vaksinasi adalah Satgas Covid di daerah masing-masing. Jika memang Satgas di daerah mengizinkan maka bisa saja syarat wajib vaksinasi ditiadakan.

“Nah itu yang akan menentukan adalah satgas Covid daerahnya. Jadi bukan kami. Karena kami kan tidak punya kemampuan untuk mengatakan tidak atau iya. Jadi kalau satgas covid daerah mengatakan, itu bisa dilakukan, silakan dilakukan. Jadi ada dispensasi itu,” pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini