Share

Sakit Jantung, Penahanan Ustadz Yahya Waloni Dibantarkan

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 30 Agustus 2021 07:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 30 337 2463075 sakit-jantung-penahanan-ustadz-yahya-waloni-dibantarkan-4mHytNpSs6.jpg Ustadz Yahya Waloni (Okezone)

JAKARTA - Bareskrim Polri membantarkan penahanan Ustadz Yahya Waloni, tersangka kasus dugaan penodaan agama dan UU ITE. Pembantaran penahanan itu lantaran kondisi kesehatan Ustadz Yahya Waloni.

"Statusnya sudah ditahan. Namun karena kesehatannya yang bersangkutan dibantar ke RS Polri," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Jakarta, Senin (30/8/2021).

Ramadhan mengungkapkan, Yahya Waloni ternyata memiliki riwayat kesehatan penyakit jantung. Ketika ditangkap pada Kamis 26 Agustus 2021, malam harinya harus dilarikan ke rumah sakit karena lemas.

"Yang bersangkutan dibawa ke RS Polri karena kondisi lemas dan saat ini dirawat di RS Polri. Tersangka MYW memiliki riwayat penyakit jantung," ujar Ramadhan.

Sebagaimana diketahui, Yahya Waloni sudah menjadi tersangka kasus dugaan penodaan agama dan UU ITE sejak bulan Mei 2021 silam. Penetapan tersangka itu berdasarkan laporan masyarakat Nomor: LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM tertanggal Selasa 27 April 2021.

Penyidik Dit Tipid Siber Bareskrim Polri baru menangkap Yahya Waloni, pada Kamis 26 Agustus 2021, sekira pukul 17 00 WIB, dikediamannya Perumahan Permata Klaster Dragon, Cileungsi, Kabupaten Bogor. Dihari yang sama, Yahya juga langsung digiring ke Gedung Bareskrim Polri.

Baca Juga : Meski Sakit, Kasus Hukum Ustadz Yahya Waloni Tetap Diusut Tuntas

Yahya Waloni dijerat Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45a ayat (2) UU ITE atau Pasal 156a KUHP. Ia terancam penjara hingga enam tahun.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini