Kisah Tunggul Ametung Menculik Ken Dedes di Dalam Hutan

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 28 Agustus 2021 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 337 2462379 kisah-tunggul-ametung-menculik-ken-dedes-di-dalam-hutan-tdVQSDiVdV.jpg Patung Ken Dedes (foto: dok Okezone)

KECANTIKAN Ken Dedes membuat penguasa Tumapel, Tunggul Ametung nekat menculiknya. Konon kecantikannya sudah termashur ke seluruh antero Jawa Timur dan Jawa Tengah kala itu.

Bahkan ada kepercayaan siapa yang menikahi Ken Dedes bakal menjadi seorang raja karena keistimewaannya ini. Keistimewaan dari Ken Dedes inilah yang membuat nafsu Tunggul Ametung membuncah. Tunggul Ametung kian berhasrat menikahi Ken Dedes, kendati tak mencintainya. Kisah ini terungkap dalam buku "Hitam Putih Ken Arok Dari Kejayaan hingga Keruntuhan" karya Muhammad Syamsuddin.

Baca juga:  Ketika 'Pelet' Ken Arok Membuat Ken Dedes Membisu hingga Gemetar

Dikisahkan, Tunggul Ametung nekat berbuat kriminal dengan menculik Ken Dedes. Kejadian berawal saat Ken Dedes yang ditinggal oleh bapaknya Mpu Purwa untuk melakoni pertemuan dengan kaum brahmana lainnya di sebuah hutan.

Ken Dedes yang sudah curiga akan kedatangan Tunggul Ametung ini sempat keluar ke hutan. Namun saat berada di dalam hutan inilah justru Ken Dedes bertemu Tunggul Ametung. Karena merasa Tunggul Ametung adalah laki – laki yang jahat, Ken Dedes pun mencoba memberontak dan tak memberikan hormat, sebagaimana warga lainnya saat bertemu penguasa Tumapel ini.

Baca juga:  Kisah Ken Arok Terpana saat Bagian Tubuh Ken Dedes Pancarkan Sinar

Selanjutnya, Ken Dedes mencoba memberikan perlawanan dengan berusaha kabur dari kejaran Tunggul Ametung yang mengejarnya naik kuda. Namun karena kalah cepat, akhirnya Ken Dedes berhasil dipegang bahunya oleh Tunggul Ametung. Ken Dedes sempat memberikan perlawanan dan memberontak. Namun akuwu Tumapel ini justru tak peduli dan semakin memegang tangan Dedes keras.

Kepada Ken Dedes, Tunggul Ametung menyebut, perempuan cantik seperti Ken Dedes tidak layak hidup di desa terpencil. Ia lebih layak berada di istana atau duduk di singgasana sebagai permaisuri. Selanjutnya, Tunggul Ametung menarik badan Ken Dedes dan merekatkan ke tubuhnya. Tunggul Ametung pun mendekap tubuh cantik Ken Dedes dan menempelkan pada dadanya yang penuh bulu.

Perlawanan Ken Dedes seolah sia – sia, kencangnya genggaman tangan Tunggul Ametung membuatnya hanya bisa meronta – ronta. Semakin meronta – ronta meminta dilepaskan, cengkeraman tangan Tunggul Ametung kian kuat.

Alhasil, Ken Dedes hanya bisa memberikan sumpah serapah dan memaki Tunggul Ametung. Dirinya pun harus pasrah kalah kuat dengan tenaga Tunggul Ametung. Perempuan cantik ini tak bisa berbuat banyak dan harus rela diculik oleh Tunggul Ametung untuk dibawa istananya. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini