Bamsoet Ajak Semua Pihak Yakin Indonesia Bisa Segera Bangkit Lewati Pandemi

Carlos Roy Fajarta, · Jum'at 27 Agustus 2021 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 337 2462192 bamsoet-ajak-semua-pihak-yakin-indonesia-bisa-segera-bangkit-lewati-pandemi-mY10kOAvyP.jpg Bambang Soesatyo. (Foto : Dok Okezone)

JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengajak seluruh komponen bangsa tetap semangat dan optimis bahwa Indonesia bisa bangkit dan melewati pandemi Covid-19 dengan baik.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara mimbar demokrasi dan kebangsaan seri ke-6 Fraksi PKS DPR RI pada Jumat (27/8/2021) secara daring dalam rangka memperingati HUT RI ke-76.

"Saya mengajak semua pihak untuk membangun semangat optimisme di tengah pandemi. HUT kemerdekaan Indonesia ke-76 harus menjadi momentum sakral dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Bambang Soesatyo.

Ia menyebutkan, dari kemerdekaan NKRI sejak 17 Agustus 1945, seluruh masyarakat dapat melakukan refleksi terkait capaian bangsa.

"Apa yang telah kita pelajari dari masa lalu, apa yang kita capai saat ini, dan apa yang kita nyalakan di masa depan. Sebagai generasi penerus kita perlu mewarisi semangat juang pahlawan, dan menjaga persatuan sesama anak bangsa," kata Bamsoet.

Ia mengungkapkan, selama 76 tahun bangsa Indonesia merdeka telah ditempa, melalui berbagai proses, pergantian periode pemerintahan. Meskipun masih banyak hal yang belum dicapai, ia yakin hal tersebut dapat terwujud jika ada persatuan dan kebersamaan.

Pandemi Covid-19 banyak menggerus sendi-sendi ekonomi bangsa di seluruh dunia. Merujuk laporan bank dunia pendapatan perkapita dari 4050 US Dollar pada 2019 menjadi 3870 US Dollar pada 2020. Indonesia pada kategori negara dengan pendapatan menengah bawah (lower middle income).

Hal ini dibarengi meningkatnya jumlah penduduk miskin per Maret 2021. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) 27,54 juta atau meningkat 1,12 juta dibandingkan Maret 2020. Angka kemiskinan ini berpotensi naik, angka pengangguran pada 2021 diprediksi mencapai 12,7 juta.

Di sisi lain, pandemi membuat semakin kuatnya solidaritas antar sesama anak bangsa. Indonesia tercatat menjadi negara paling dermawan, dengan sukarelawan lebih banyak tiga kali lipat daripada rata-rata global.

Baca Juga : Bamsoet Sebut MPR Harus Bisa Jadi Jembatan bagi Aspirasi Rakyat

Dari data BNPB, 59 juta orang di Indonesia sudah mendapatkan vaksinasi tahap pertama. 33 juta diantaranya sudah mendapatkan vaksinasi tahap kedua.

"Target vaksinasi yang ditetapkan 208 juta. Pemerintah berkomitmen menghadirkan 370-430 juta dosis vaksin hingga akhir tahun dan melakukan suntikan vaksinasi 2 juta per hari. Kita optimis mampu melewati masa sulit ini semakin meningkat," tambah Bambang Soesatyo.

Melihat pertumbuhan ekonomi 7,07% di kwartal kedua 2021, maka semangat optimisme agar ekonomi bangsa kembali tangguh dan tumbuh menghadapi pandemi Covid-19 terus berkobar.

"Saat ini sudah ada bonus demografi dari kelompok masyarakat produktif. Meningkatkan kualitas SDM sebagai penggerak roda pembangunan, situasi kondusif untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Bonus demografi masih kita alami sampai 2045 hingga menyongsong Indonesia Emas," ucap Bamsoet.

Diprediksi ada 319 juta jiwa penduduk Indonesia pada 2045, di mana 70% atau 223 juta kelompok usia produktif. Oleh sebab itu Bamsoet menyebutkan pentingnya menempatkan SDM Indonesia yang berkualitas dan bermartabat.

"Pemerataan pembangunan harus berdampak maksimal pada kemakmuran rakyat. Kemerdekaan bukan tujuan akhir melainkan sarana untuk kita bersama-sama mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi masyarakat Indonesia," tutur Bambang Soesatyo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini