Share

Dicecar Wartawan, Ustadz Yahya Waloni Lemparkan Salam Sungkem

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 26 Agustus 2021 18:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 26 337 2461679 dicecar-wartawan-ustadz-yahya-waloni-lemparkan-salam-sungkem-zEdunVuQeg.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Ustadz Yahya Waloni bungkam saat tiba di Gedung Bareskrim pasca-ditangkap Dit Tipid Siber Bareskrim Polri terkait dugaan penistaan agama.

(Baca juga: Breaking News! Polisi Tangkap Ustadz Yahya Waloni Dalam Kasus Penistaan Agama)

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di Gedung Bareskrim Polri, Ustadz Yahya Waloni tak memberikan komentar sedikit pun kepada awak media yang telah menunggunya dan meminta konfirmasi terkait kasusnya tersebut. Dia hanya melemparkan salam sungkem kepada wartawan.

Setibanya di lokasi, Yahya Waloni langsung digiring masuk ke dalam gedung untuk menjalani pemeriksaan. Ia dibawa langsung oleh Wadir Tipid Siber Bareskrim Polri Kombes Himawan Bayu Aji ke ruang pemeriksaan.

(Baca juga: Ditangkap Kasus Penistaan Agama, Ustadz Yahya Waloni Tiba di Bareskrim)

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengungkapkan bahwa, Ustaz Yahya Waloni ditangkap terkait dengan dugaan penodaan agama. "Penodaan agama," kata Rusdi saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (26/8/2021).

Ustadz Yahya Waloni saat ini sedang dibawa ke Gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan. Berdasarkan pantauan di lokasi, awak media sudah menunggu kedatangan yang bersangkutan.

Sekadar diketahui, Ustadz Yahya Waloni sempat dilaporkan oleh kelompok masyarakat. Ia dipolisikan terkait dengan dugaan penistaan agama.

Laporan itu diterima dengan registrasi perkara dengan Nomor: LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM tertanggal Selasa 27 April.

Ceramah Yahya yang diperkarakan ialah saat dirinya menyebut injil fiktif serta palsu. Perkara yang dilaporkan berkaitan dengan ujaran kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA.

Oleh sebab itu, Ia diduga melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Selain itu, dia diduga melanggar Pasal 45A jo Pasal 28 Ayat (1) dan atau Pasal 156a KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini