Share

Polri Indikasikan Muhammad Kece Sempat Coba Melarikan Diri

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 26 Agustus 2021 09:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 26 337 2461315 polri-indikasikan-muhammad-kece-sempat-coba-melarikan-diri-INS99oiI8b.jpg Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. (Foto : Dok Okezone)

JAKARTA - Polri mengindikasikan Muhammad Kece mencoba untuk melarikan diri dari kejaran aparat saat munculnya kasus dugaan penodaan agama.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengungkapkan, indikasi itu lantaran Muhammad Kece tak memiliki sikap kooperatif untuk klarifikasi.

"Tentunya dilihat dari peristiwa, setelah muncul di masyarakat tidak ada upaya dari yang bersangkutan untuk bisa mengklarifikasi terhadap masalah ini ke penyidik," kata Rusdi kepada awak media, Jakarta, Kamis (26/8/2021).

Kecurigaan itu semakin menguatkan aparat kepolisian. Pasalnya, penyidik Dit Tipid Siber Bareskrim Polri menangkap Muhammad Kace di tempat persembunyiannya di Bali.

"Jad penyidik lakukan penangkapan di tempat persembunyiannya di Bali," ujar Rusdi.

Muhammad Kece ditangkap pada Selasa 24 Agustus, malam sekira pukul 19.30 WITA di Banjar Untal-Untal, Kuta Utara, Bali. Lokasi itu, kata polisi, merupakan tempat persembunyiannya Muhammad Kace.

Muhammad Kece dijerat pasal sangkaan berlapis terkait dengan pernyataannya yang dinilai telah melukai hati umat beragana. Dalam hal ini, ia terancam hukuman penjara hingga enam tahun.

Penyidik menjerat pasal dugaan persangkaan ujaran kebencian berdasarkan SARA menurut Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) hingga penistaan agama.

Baca Juga : Abu Janda Protes Penangkapan M Kece Terkait Penistaan Agama

Dalam hal ini, Muhammad Kece dipersangkakan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45a ayat (2) UU ITE atau Pasal 156a KUHP.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini