Gubernur Lemhanas Agus Widjojo Luncurkan Buku Tentara Kok Mikir

Tim Okezone, Okezone · Rabu 25 Agustus 2021 22:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 337 2461200 gubernur-lemhanas-agus-widjojo-luncurkan-buku-tentara-kok-mikir-jHEfqWfEV1.jpg Gubernur Lemhanas Agus Widjojo (Foto: Dok Okezone)

JAKARTAGubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo meluncurkan buku Tentara Kok Mikir: Inspirasi Out of the Box Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo di Kantor Lemhanas RI, Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Buku tersebut tentang kehidupan dan pemikiran Agus Widjojo dan membahas berbagai dimensi Agus Widjojo, mulai dari kehidupannya di masa kecil, kepribadian dan pertemanannya, kiprahnya semasa di dunia militer, juga persentuhannya dengan masyarakat sipil dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang hubungan keduanya di masa Orde Baru ibarat minyak dan air.

Dalam buku ini juga dibahas pemikiran-pemikiran Agus Widjojo mengenai dunia militer dalam bahasa yang sangat sederhana.

Judul “Tentara Kok Mikir” sangat menggelitik pembaca, karena selama ini muncul anggapan, seorang prajurit cukup ikuti perintah dan tidak perlu berpikir.

Baca juga: Gebyar Wawasan Kebangsaan, Ini Pesan Gubernur Lemhannas untuk Generasi Milenial

Berseberangan dengan itu, Agus Widjojo adalah seorang jenderal yang melampaui zamannya. Ia dikenal sebagai sosok intelektual militer dan pendidik yang ikut menyusun konsep monumental Reformasi TNI.

“Menjadi orang cerdas dan berpikir melampaui zaman kadang punya konsekuensi. Ia harus terbiasa berbenturan dengan banyak orang karena gagasannya sulit diterima dan dimengerti orang lain.”

Baca juga: Polisi Dihadang di Petamburan, Gubernur Lemhanas: Negara Tak Boleh Kalah!

Beberapa peristiwa yang diangkat dalam buku ini adalah ketika TNI tengah menjalani ujian sejarah di antara pilihan menjadi TNI Profesional atau menjalankan Dwifungsi ABRI, gagasan reformasi Komando Teritorial, serta keterlibatan Agus Widjojo sebagai anggota Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) RI-Timor Leste yang menangani dugaan pelanggaran HAM Indonesia di Timor Timur.

Selain itu, juga dituturkan pandangan Agus Widjojo soal tuduhan kepada dirinya sebagai sosok yang “Terlalu Amerika” atau “Komunis” dan pemikirannya tentang dasar-dasar teknis perang tentara Indonesia.

Buku ini lebih memberi ruang pada sisi humanis, keluarga, kemiliteran, dunia LSM, serta aktivitas organisasi Agus Widjojo. Buku Tentara Kok Mikir ditulis oleh Bernarda Rurit disunting oleh Nugroho Dewanto dan diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas.

Sejumlah teman seangkatan Agus Widjojo di AKABRI 1970 akan menghadiri peluncuran buku ini, antara lain Menteri Koordinator Maritim dan Investasi RI Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dan Mantan Duta Besar RI untuk Filipina Letnan Jenderal TNI (Purn) Johny Josephus Lumintang.

Baca juga: Lemhanas Lakukan Studi Kasus di NTB, Bahas Apa?

Mantan Menteri Luar Negeri RI, Dr. Hassan Wirajuda, Mantan Wakil Gubernur Lemhannas RI Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito, serta adik Agus Widjojo yaitu Nani Sutojo juga menghadiri acara tersebut.

Selain itu, hadir teman sebangku Agus semasa sekolah, Mantan Wakil Ketua Badan Intelijen Strategis TNI-AD Mayjen TNI (Purn) Tulus Sihombing. Adapun Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Dokter Ryu Hassan, Alissa Wahid, Sejarawan Baskara Wardaya hadir secara virtual.

Baca juga: Gubernur Lemhanas: Soekarno Representasi Jiwa & Semangat Perjuangan Bangsa Indonesia

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini