Anies: Jakarta Kini Jadi Pusat Paling Terkendali soal Covid-19

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Rabu 25 Agustus 2021 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 25 337 2460989 anies-jakarta-kini-jadi-pusat-paling-terkendali-soal-covid-19-VJtrod4O53.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan bahwa kondisi pandemi di Jakarta mulai terkendali. Dia menyebut kasus kematian di Jakarta juga sudah turun signifikan.

“Bahkan saya boleh sampaikan, kemarin laporan kematian di Jakarta yang biasanya pernah sampe 400, hari kemarin 18 orang. Kalo 18 orang itu artinya seperti normalnya sebuah kota, dalam sebuah kota satu hari pasti ada kematian, 18 itu angka yang biasanya kita alami sehari-hari,” ujar kata Anies dalam PWNU DKI Jakarta yang disiarkan langsung (25/8/2021).

“Kita semua bersyukur kondisi covid lebih terkendali, kita menengok bulan Juli lalu betapa Jakarta menjadi pusat, saat ini juga Jakarta pusat tapi pusat paling terkendali,” sambungnya.

Anies juga mengingatkan kembali bahwa kasus aktif di DKI Jakarta pernah mencapi 113.000 orang. Namun, kondisi sudah melandai dengan kasus aktif 8.000 orang.

“Karena di sini kasus aktif sudah turun tinggal 8.000 sebelumnya pernah 113.000 orang, insha allah nantinya semua kegiatan bisa berjalan seperi semula,” ungkapnya.

Anies mengatakan, untuk saat ini, Pemprov DKI memprioritaskan dua sektor, yakni kesehatan serta pendidikan. Anies mengatakan perlu ada perbaikan segera agar pendidikan bisa kembali dimulai dalam kondisi normal.

“Kita berharap ikhtiar pendidikan, kesehatan, hari ini prioritas yang amat besar. Pendidikan kenapa karena selama 1 tahun setengah beroperasi dengan cara yang berbeda,” ujarnya.

Anies mengatakan bahwa kini Pemprov DKI tidak hanya fokus terhadap kualitas kesehatan, namun juga fokus terhadap kuantitas kesehatan. “Kalo jumlah tempatnya tidak cukup seperti kemarin orang yang mendapat pelayanan tidak mendapat pelayanan karena tempatnya habis, dulu kita fokusnya kepada kualitas, sekarang kita fokus pada kualitas dan kuantitas,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Anies mengapresiasi pengurus PWNU yang menggelar pelantikan mengikuti kondisi pandemi di Jakarta.

“Saya atas pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin menyampaikan apresiasi khusus kepada PBNU karena bukan saja menetapkan waktu pelantikan mengikuti kondisin pandemi tapi juga atas peran dalam menangani pandemi,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa seluruh masyarakat harus saling besinergi untuk menghadapi virus Covid-19, karena virus Covid-19 tidak menular dengan disposisi.

"Wabah ini tidak menular dengan disposisi, wabah ini tidak menular menggunakan jalur pemerintahan, wabah ini menular dari orang ke orang, tanpa disposisi bisa menular, jadi bila ikhtiar itu hanya dilakukan oleh unsur pemerintah saja kami tak mungkin menjangkau semua," kata Anies.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini