Share

Kisah Candi di Lereng Gunung Bromo, Dibangun di Akhir Kerajaan Majapahit

Tim Okezone, Okezone · Rabu 25 Agustus 2021 07:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 24 337 2460358 kisah-candi-di-lereng-gunung-bromo-dibangun-di-akhir-kerajaan-majapahit-f1bewVRnTD.jpeg Gunung Bromo. (Foto: Okezone.com)

CANDI Sanggar merupakan satu-satunya candi yang ditemukan di lereng Gunung Bromo. Konon kabarnya, candi ini dibangun oleh orang-orang Majapahit.

Mereka membangun candi ini untuk bersamadi, sebelum mereka menuju Tengger guna melakukan suatu upacara yang secara rutin mereka lakukan. Demikian dikutip dari buku "Majapahit, Batas Kota dan Jejak Kejayaan di Luar Kota", editor Prof Dr Inajati Adrisijanti yang diterbitkan Kepel Press, 2014.

Di sebelah timur situs terdapat sebuah sungai yang dinamakan Sungai Jajang, atau penduduk lebih mengenalnya dengan sebutan Sungai Guyangan. Nama ini ada riwayatnya, dinamakan Guyangan (Jawa: guyang = memandikan, ditambah akhiran an) karena pada waktu itu para peziarah memandikan kuda tunggangannya di sungai itu.

Sekitar tahun itu Majapahit diperintah oleh raja Girindrawarddhana Dyah Ranawijaya Bhattāra I Kling. Ia memerintah antara tahun 1396 Saka-1441 Saka atau 1474 Masehi-1519 Masehi sebagai raja Majapahit terakhir adalah Girindrawarddhana.

Baca juga: Kisah Eyang Bintulu Aji, sang Pamomong Wahyu Keraton Mataram

Berdasarkan kedua angka tahun tersebut dapat diperkirakan keberadaan Candi Sanggar adalah di antara abad ke-14 sampai dengan abad ke-16 Masehi.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Menurut catatan sejarah abad-abad itu merupakan periode akhir masa Klasik di Indonesia, yang ditandai dengan merosotnya kekuasaan besar kerajaan Majapahit yang masih memeluk agama Hindu-Budha. 

Jarak antara pemerintahan Tribhuwana dan Girindrawardhana kurang lebih 1,5 abad. Berarti ada kemungkinan Candi Sanggar dibangun dan kemudian diperbaiki lagi beberapa masa kemudian. 

Melihat hasil temuan yang berupa umpak-umpak dengan variasi yang bermacam-macam itu, tampaknya Candi Sanggar bukanlah bangunan tunggal melainkan suatu kompleks bangunan suci yang terdiri atas bangunan induk dengan beberapa bangunan pendukung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini